,

Steam Telah Berhasil Meraih 120 Juta Pengguna Aktif per Bulan Tahun Lalu

oleh -12 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Terlepas dari hadirnya sejumlah kompetitor seperti Epic Games Store dalam beberapa tahun terakhir, Steam tetap jadi platform PC gaming terbesar di dunia. Klaim itu muncul jika melihat dari jumlah pengguna aktif yang bermain game via Steam setiap bulannya. Berdasarkan data terbaru yang dibagikan Valve, Steam meraih rata-rata lebih dari 120 juta pemain aktif setiap bulannya di 2020. (mrg)

Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, pengguna Steam menghabiskan waktu bermain 50% lebih banyak di 2020. Selain itu, rata-rata pengguna baru yang bergabung di Steam juga naik sebanyak 2,6 juta setiap bulan. Secara keseluruhan, ada lebih dari 20% peningkatan angka penjualan di 2020 dibanding tahun sebelumnya.

Untuk perbandingan dengan platform lain, berdasarkan data resmi dari Sony dan Microsoft, PS4 memiliki rata-rata 102 juta pengguna aktif PSN, sementara pengguna aktif Xbox Live setiap bulannya menyentuh angka hampir 90 juta. Kedua platform memang mengalami peningkatan jadi beberapa juta, namun masih jauh di belakang Steam di 2020.

 

Baca Juga : Adobe Flash Player Akhirnya Resmi Ditutup Awal Tahun 2021

 

Dalam pernyataan resminya, Valve memperjelas bahwa peningkatan tersebut merupakan imbas dari lockdown covid-19 di seluruh dunia. Di mana ada lebih banyak orang yang tinggal di rumah dan menghabiskan lebih banyak waktu untuk bermain game. Secara keseluruhan, pasar game digital mengalami peningkatan drastis, sementara pasar game fisik berada di ambang kebangkrutan.

Disamping membagikan statistik mereka tahun lalu, Valve juga mengungkap sejumlah rencana mereka di 2021. Beberapa di antaranya seperti merilis Steam secara penuh di Tiongkok, menghadirkan cara baru untuk memberi reward kepada pengguna dan meningkatkan pengalaman pengguna dengan ‘menyegarkan’ tampilan aplikasi mobile dan PC.

Steam adalah layanan distribusi digital permainan video oleh Valve. Ini diluncurkan sebagai klien perangkat lunak mandiri pada September 2003 sebagai cara bagi Valve untuk memberikan pembaruan otomatis untuk permainan mereka, dan diperluas untuk memasukkan permainan dari penerbit pihak ketiga.

 

Sumber : Gamebrott

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *