Sudah Tahu Apa Itu Sustainable Fashion?

oleh -292 views
source: rackbuddy.com

ZETIZEN RADAR CIREBON – Limbah fashion seringkali terlupakan oleh kita. Padahal industri fashion merupakan polusi terbesar kedua setelah industri perminyakan. United Nations Climate Change News menyatakan bahwa industri fashion berkontribusi terhadap 10% emisi gas rumah kaca karena rantai distribusi yang panjang dan proses produksi yang memerlukan energi sangat tinggi. Untuk itu kita perlu memahami industri fashion dan bagaimana kita dapat tetap mengikuti trend dan bergaya tanpa merusak lingkungan. (tika)

Sebelum revolusi industri, fashion adalah sesuatu yang mahal karena pembuatannya menggunakan tangan (handmade). Namun, saat ditemukannya teknologi mesin jahit, fashion menjadi lebih mudah diakses dan lebih cepat diproduksi sehingga harga menjadi lebih murah. Akibatnya barang fashion diproduksi dengan bahan baku berkualitas rendah dengan kontrol yang kurang teratur sehingga tidak bertahan lama. Itulah yang disebut fast fashion.

Fast fashion memiliki dampak buruk terhadap lingkungan, yaitu pencemaran air dan tanah. Salah satu penyebabnya adalah adanya pewarna tekstil dalam industri yang terbuat dari bahan kimia berbahaya. Selain itu, dari segi kain seperti kain katun seringkali menyebabkan pencemaran tanah. Serta, bahan spandex juga menyebabkan terlepasnya jutaan mikroplastik ke saluran air dalam setiap kali dicuci. Kamu bisa mengatasi ini dengan sustainable fashion.

Apa itu sustainable fashion? Sustainable Fashion sederhananya adalah segala hal yang berbau fashion yang  digunakan dengan cara yang berkelanjutan. Tujuannya adalah meminimalisir dampak lingkungan yang dihasilkan selama proses produksi hingga akhir pemakaian produk. Selain itu, kita juga bisa menggunakan prinsip 5R dalam fashion. Karena bukan cuma tugas produsen saja konsumen pun bisa ikut serta melakukan prinsip fashion berkelanjutan.

Dikutip dari buku Sustanation karya Dwi Sasetyaningtyas, ada prinsip 5R dalam fashion. Berikut ini prinsip 5R dalam fashion.

1. Rewear

Jangan bosan  dan malu apabila kamu memakai baju yang itu itu saja. Kamu bisa gunakan baju itu lagi dan lagi. Atau bagi kamu yang memiliki kakak, baju warisan itu tidak masalah kok, asal tetap layak pakai, nyaman, dan bersih. Lagipula banyak lho orang-orang sukses yang memakai pakaian yang itu-itu saja, misalnya Mark Zuckerberg.

2. Repair

Pernahkah kamu mengalami saat pakaianmu terkena tinta? Atau, pakaianmu yang sobek? Cobalah untuk memperbaiki dahulu dengan cara menjahit pakaian yang sobek daripada membeli yang baru. Kamu juga bisa menggunakan cuka putih untuk noda membandel pada pakaian denim, kamu cukup mencuci dengan air dingin dan secangkir cuka puitih saja.

3. Reimagine

Trend fashion kerap berganti setiap tahunnya. Namun, kamu dapat memadukan dan memakai fashion dengan kreatifitasmu layaknya seorang fashion icon. Cobalah untuk gunakan dengan cara yang berbeda. Kamu bisa mix and match cara berpakaian atau dengan merubah dengan tampilan lain. Misalnya, kemeja bisa kamu gunakan sebagai outer saat pergi ke mall atau apapun sesuai dengan selera masing-masing.

4. Repurpose

Apakah kamu punya pakaian yang sudah lama atau yang sudah tidak cukup? Kamu bisa alih fungsikan menjadi sesuatu yang lain. Misalnya, celana denim yang tidak kamu gunakan lagi, kamu bisa alih fungsikan menjadi tas totebag atau membuat Do It Yourself (DIY) sesuai kreatifitas menjadi benda baru yang memiliki nilai guna, menyenangkan sekali kan?

5. Regift or resell

Terlalu banyak barang yang di miliki terkadang membuat barang malah jadi tidak terpakai atau hanya menumpuk di lemari karena tidak pernah terpakai lagi. Kamu bisa menjual baju, karena sekarang semakin banyak orang yang memilih untuk berbelanja second atau thrifting. Selain itu, kamu juga bisa memberi kepada orang-orang yang membutuhkan.

Nah itu tadi penjelasan tentang sustainable fashion. Apakah kamu sudah mencobanya?

Baca juga: 5 Manfaat Gaya Hidup Minimalis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.