Ada Sinyal Radio Misterius dari Alam Semesta

oleh -157 views
Source: trenasia.com

ZETIZEN RADAR CIREBON – Ilmuwan Cina pada Jumat, 19 Februari 2021, mengatakan bahwa Hard X-ray Modulation Telescope (HXMT), satelit ilmu antariksa Cina yang juga terkenal sebagai Insight, menemukan sinyal misterius yaitu sinyal radio fast radio burst (FRB) yang terdeteksi tahun lalu berasal dari sebuah magnetar di Bima Sakti. (Indah)

Penemuan tersebut menandai tonggak sejarah baru dalam pemahaman tentang sifat sinyal misterius yang berasal dari alam semesta itu, kata para ilmuwan.

Penelitian ini bersama oleh para ilmuwan dari Institut Fisika Energi Tinggi (IHEP) di bawah Akademi Ilmu Pengetahuan Cina, Beijing Normal University, University of Nevada Las Vegas, Universitas Tsinghua, dan beberapa institusi lainnya. Penemuan ini telah publish dalam edisi terbaru jurnal Nature Astronomy.

Sebelumnya, tahun lalu ahli astronomi mendeteksi 8 gelombang atau sinyal radio yang berasal dari luar angkasa melalui teleskop radio milik Canadian Hydrogen Intensity Mapping Experiment (CHIME).

Harapannya hasil temuan ini dapat membantu ilmuwan dalam menguak misteri asal datangnya sinyal tersebut.

The Astrophysical Journal Letters menjelaskan bahwa jumlah sinyal radio itu telah meningkat menjadi 11. Jumlah ini meningkat 4 kali lipat dari sinyal yang muncul pada awal tahun 2019.

Hasil pengamatan terpisah dari peneliti di Australia juga mendeteksi sebanyak 9 temuan pada bulan Agustus lalu. Temuan baru ini penting untuk mengidentifikasi jenis pantulan sinyal radio yang terdeteksi oleh ilmuwan.

Menurut data penelitian menggunakan teleskop Gemini South di Cile, sinyal tersebut berjarak 3,6 miliar tahun cahaya dari galaksi. Hasil penelitian yang dilakukan CHIME membantu peneliti Australia membandingkan jenis sinyal dan menguji teori baru.

Pelacakan sinyal kali ini lebih mudah dilakukan daripada penelitian sebelumnya yang hanya memancarkan sinyal hanya satu kali. Oleh karena itu, sulit untuk diteliti lebih lanjut. Para ilmuwan mendeteksi pantulan sinyal radio pada penelitian sebelumnya terjadi akibat ledakan besar sebuah bulan di masa lalu, yang disebut FRB.

Pernyataan Para Peneliti Tentang Sinyal Misterius

“Kami sudah mengetahui pola semburan ketika meneliti FRB 121102. Semburan itu bisa sangat berkelompok: kadang-kadang sumbernya tidak meledak selama berjam-jam dan kemudian secara tiba-tiba Anda dapat mendeteksi beberapa semburan dalam waktu singkat. Kami telah mengamati hal yang sama untuk FRB 180916. J0158 + 65, yang kami laporkan sebanyak sepuluh letupan dalam makalah ini,” ujar Ziggy Pleunis fisikawan dari Universitas McGill

Pantulan radio bisa berulang secara terus menerus, namun hanya saja frekuensinya belum dapat terdeteksi. Seperti yang tertulis dalam makalah milik Vikram Ravi seorang astrofisikawan Harvard-Smithoninan. Durasi ledakan bulan pada masa lalu juga mempengaruhi pantulan sinyal yang berlangsung secara terus menerus. Jeda terpanjang antara sinyal adalah lebih dari 20 jam.

“Sama seperti beberapa gunung berapi, beberapa di antaranya lebih aktif daripada yang lain. Dan Anda dapat berpikir gunung berapi tidak aktif karena belum meletus dalam waktu yang lama,” kata Pleunis.

Baca Juga: Fenomena Langit Bulan Februari 2021 Part II

Penyebab utama terjadinya sinyal radio itu masih menjadi sebuah misteri bagi ilmuwan. Tetapi hasil penelitian ini membantu menjawab beberapa pertanyaan ilmuwan untuk menciptakan sebuah model yang dapat melacak kemunculan ledakan FRB, dan proses pembentukannya.

Source: Tempo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *