Cuplikan The Gifted Episode 3 Part 6

oleh -179 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Pernakah kamu bertanya apa gunanya belajar dengan keras? Kalimat tersebut adalah kalimat pembuka dari mulainya sebuah drama berjudul The Gifted. Mari kita simak cuplikan episode 3 part 6. Jika kamu belum mengecek cuplikan episode 1 kamu bisa cek ini. (Nindi) 

The Gifted Episode 3 Part 6

Dalam kelas. Penasaran dengan siswa ID 005, yaitu Chanon. Maka Namtaan pun bertanya kepada Guru Pom, saat mereka hanya berdua saja. Dan Guru Pom menjelaskan bahwa itu sudah lebih dari sepuluh tahun, Chanon merupakan salah satu siswa Berbakat yang .

Namun karena kelas itu terlalu keras, maka Chanon memilih berhenti.“Benarkah? Dia tahu dia punya kekuatan dan menyerah begitu saja?” tanya Namtaan, tidak percaya. “Kamu harus tahu sesuatu.

Saat seseorang menemukan potensi mereka, hal itu bisa langsung membawa mereka ke garis finish. Tapi dalam kenyataannya, ada faktor- faktor lain yang terlibat,” jelas Guru Pom.“Aku ingin tahu apa yang terjadi pada P’Chanon,” pinta Namtaan.

Namtaan kembali ke dalam kamarnya sambil membawa sebuah kotak kardus. Dia tampak sangat senang serta bersemangat sekali melihat kotak tersebut. Lalu dia mengingat saat tadi Guru Pom membawanya ke dalam gudang dan memberikan kotak yang berisikan barang milik Chanon dulu kepadanya.

“Ini bisa jadi latihan bagus buat menguji potensimu,” jelas Guru Pom. Namtaan mulai mengeluarkan satu persatu barang yang ada dalam kotak tersebut. Dan meletakannya di atas tempat tidur.

Barang yang ada dalam kotak, medali, pesawat mainan, jaket, lencana The Gifted, buku, dan kaca mata. Pertama, Namtaan mengambil jaket dan memakainya. Kemudian ia berdiri depan cermin.

Dan menggunakan kekuatan nya, Namtaan bertemu dengan Chanon yang muncul di dalam cermin. Dia menanyai Chanon, kenapa Chanon menyerah pada kemampuannya. Dan tanpa menjawab, Chanon hanya tersenyum.

Kedua, di lorong. Namtaan menggunakan kacamata milik Chanon. Dan menggunakan kemampuannya, dia bisa melihat situasi zaman dulu. Dan dia tampak sangat senang sekali. Lalu akhirnya, sampailah Namtaan di depan kamar tempat dulu Chanon tinggal.

Source: K-adramanov

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.