Cuplikan The Gifted Episode 4 Part 5

oleh -128 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Pernakah kamu bertanya apa gunanya belajar dengan keras? Kalimat tersebut adalah kalimat pembuka dari mulainya sebuah drama berjudul The Gifted. Mari kita simak cuplikan episode 4 part 5. Jika kamu belum mengecek cuplikan episode 1 kamu bisa cek ini. (Nd) 

The Gifted Episode 4 Part 5

Claire mendatangin Korn yang sedang makan es krim di uang penyiaran. Dan ketika melihat kedatangan Claire, Korn pun terbatuk pelan, karena kaget, lalu dia menanyakan kenapa Claire memakai kaca mata hitam.

Dan Claire pun menjawab bahwa matanya sakit, karena terlalu banyak memakai potensinya. “Oh… ku kira kamu malu gara- gara foto ini,” kata Korn sambil menunjukan foto lama Claire yang masih kurang cantik. “Eh! Korn! Singkirkan itu!” kata Claire langsung.

Dan Korn tertawa kecil, lalu ia menawarkan es krim kepada Claire, untuk menenangkan diri. Tapi Claire tidak mau. Dengan sikap yang angkuh, Claire mengatakan bahwa yang menyebarkan foto lamanya tersebut pasti adalah anggota Klub Drama. Karena cuma di sana dia mencari musuh.

Lalu jika bukan karena dia takut kehilangan mata nya, dia pasti sudah memakai potensi nya lagi untuk melihat perasaan mereka satu persatu. “Itu cuma foto lama,” kata Korn, tidak mengerti dengan sikap Claire.

“Nggak bisa. Aku sudah mengubur semua kejelekanku. Nggak ada yang boleh menggalinya,” balas Claire. Lalu dia pergi. Di ruang komputer.

Claire menyuruh Wave untuk menghapus foto lamanya tersebut yang telah tersebar di Internet. Dan melihat foto lama milik Claire, Wave pun langsung berkomentar ‘Jelek banget’.

“Makasih banget, loh. Hei, kalau sudah puas, sebutkan hargamu. Aku tahu kamu miskin,” kata Claire dengan sikap yang angkuh. “Kalau mau ku bantu, hapus riasanmu, pakai kacamata ini dan memohon padaku di kantin. Baru ku bantu,” balas Wave dengan sikap santai.

“Jangan mimpi,” balas Claire. Dan Wave pun keluar dari dalam ruang komputer.Didalam aula. Anggota klub drama duduk dalam bentuk lingkaran. Di sana Claire membacakan naskahnya dengan sedikit improvisasi yang terdengar angkuh.

Source: K-adramanov

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.