Gustave, Buaya Raksasa Pembunuh 300 Manusia

oleh -938 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Buaya merupakan salah satu hewan tertua di bumi. Spesies yang telah ada sejak 200 juta tahun lalu ini bisa di bilang dinosaurusnya zaman modern. Di antara buaya-buaya raksasa yang tercatat, salah satu yang paling terkenal adalah Gustave. Buaya ini di takuti oleh warga sekitar karena ukurannya yang raksasa dan sejarahnya yang sering memangsa manusia. (Zhorif)

Sejak tahun 1987, warga-warga yang tinggal dekat Sungai Ruzizi dan Danau Tanganyika sering menceritakan tentang buaya raksasa yang sering memangsa manusia. Buaya raksasa yang bernama Gustave ini bertanggung jawab atas tewasnya kurang lebih 300 orang. Buaya species Crocodylus niloticus ini sering berburu dan membunuh manusia. Dengan anak-anak dan nelayan sebagai mayoritas korbannya.

Baca juga: Monster Laut Raksasa yang Ada Pada Zaman Prasejarah

Ukuran, Sejarah, Sampai Takdirnya yang Tidak Jelas

Source: National Geographic

Jika melihat dari gigi sang monster ini, Gustave kira-kira berumur antara 60 sampai 70 tahun. Walaupun belum ada pengukuran resmi, buaya ini kira-kira memiliki panjang 6 meter (kemungkinan besar bisa lebih). Mendekati panjang Lolong yang merupakan buaya terbesar di dunia yang pernah diukur. Beratnya sendiri kira-kira mencapai 1 ton, ratusan kilogram lebih berat daripada sesama spesiesnya.

Gustave juga telah menjadi saksi, bahkan korban dari perang sipil. Banyak korban perang yang di buang di Sungai Ruzizi, dan hal ini di perkirakan menjadi pemicu nafsu makannya terhadap manusia. Pada sekitaran waktu yang sama, banyak yang mencoba untuk membunuh Gustav karena di terror olehnya. Bahkan menggunakan senjata api seperti AK-47 sampai RPG-7, namun hasilnya nihil.

Source: National Geographic

Banyak yang percaya Gustave tidak hanya sekedar memakan manusia, namun juga aktif memburunya. Yang paling menyeramkan, buaya yang memiliki julukan Man-Eater ini tidak memburu manusia untuk bertahan hidup, karena banyak korbannya yang telah tewas di biarkan begitu saja tanpa alasan yang jelas. Terkesan seperti sengaja menerror warga dan membuktikan keberadaannya.

Pada tahun 2004, Patrice Faye beserta peneliti dan kru dokumenter berusaha menangkapnya. Walaupun sempat terdokumentasi, usaha Faye dalam memburu Gustave tidak membuahkan hasil. Dalam film Capturing the Killer Croc, timnya bahkan menggunakan umpan kambing hidup. Namun kambing tersebut menghilang secara misterius, dan kamera di perangkap tersebut rusak. Tidak ada kesimpulan yang bisa di tarik.

Baca juga: Fakta Unik Narwhal, Unicorn Laut Penghuni Arktik

Kembalinya Gustave Pada Tahun 2015

Source: DinoAnimals.com

Setiap kali legenda Gustave ini mulai terlupakan, ia selalu muncul kembali. Seperti mengingatkan dunia bahwa monster sepertinya memang ada. Setelah bertahun-tahun tidak terlihat, pada tahun 2015 Gustave terdokumentasi menggeret wildebeest dewasa menuju kematiannya. Walaupun wildebeest susah diburu buaya, namun baginya itu merupakan hal yang mudah. Mengingat ia pernah terlihat memburu kuda nil dewasa.

Sejak itu ia kembali menghilang, namun mungkin saja di masa depan atau mungkin sebentar lagi Gustave akan kembali. Ada kemungkinan besar sang raksasa ini tetap berada di antara danau dan sungai-sungai Burundi, mengingat buaya bisa hidup sampai sekitar 1 abad. Kisah Gustave, sang buaya Afrika raksasa pembunuh manusia, masih belum terselesaikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.