Mencukur Alis, Boleh atau tidak?

oleh -179 views
Source: theasaparent.com

ZETIZEN RADAR CIREBON – Kita sering melihat orang yang mencukur alis, menipiskan atau membentuknya agar lebih indah dan sesuai dengan bentuk wajahnya. Pada umumnya yang banyak melakukan mencukur alis adalah kaum wanita, salah satunya dalam acara pernikahan. Namun, apakah hal ini boleh bagi wanita?. (IND)

Mencukur alis sudah menjadi tren. Bagi wanita yang merasa alisnya kurang tebal bisa melukisnya dengan pensil alis. Bergitu uga dengan wanita yang ingin alisnya lebin tipis, maka ia mencukurnya.

Akan tetapi, ternyata perbuatan mencukur alis tidak boleh dalam Islam. Dalil pelarangannya adalah hadits Rasulullah SAW,

“Allah melaknat perempuan-perempuan yang mencukur alis dan perempuan-perempuan yang diminta untuk mencukur alisnya.”

Alasannya adalah karena mencukur alis sama dengan mengubah ciptaan Allah SWT, sehingga orang hang mencukur alis termasuk orang yang kufur nikmat. Sedikit apalagi banyak mencukur alis tetap tidak boleh. Apalagi jika pekerjaan mencukur alis itu sebagai simbol bagi perempuan-perempuan pekerja seks.

Berhias memang boleh dalam Islam, namun tidak boleh berhias secara berlebihan. Apalagi perbuatan itu berhubungan dengan penciptaannya, termasuk mengubah apa yang sudah Allah berikan kepada hamba-Nya, salah satunya adalah mencukur alis.

Namun, memang sebagian ulama memperbolehkan mencukur alis, tapi dengan batasan-batasan tertentu dan niat untuk berhias bagi suami, pendapat ini menurut Imam Hambali.

Baca Juga: 5 Warna Terpopuler Pada Mode 2021

Hanya saja yang mengikuti pendapat ini hanya minoritas, mengingat lebih banyak ulam ayang mengharamkan mencukur alis, salah satunya Syekh Imam Nawawi. Ia memperketat pelarangan praktik pencukuran alis berlandaskan hadits dalam Sunan Abu Daud,

“ yang disebut namisah (mencukur alis)  adalah mencukurnya hingga tipis sekali. Dengan demikian, (namisah) tidak termasuk menghias muka, (karena melakukannya) dengan menghilangkan bulu-bulunya”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *