Menyontek Sudah Menjadi Budaya?, Inilah Penjelasan Sisi Negatifnya

oleh -451 views
Source: blog.aksiamal.com

ZETIZEN RADAR CIREBON – Sebagian peserta didik tidak lepas dari aksi menyontek. Bukan hanya saat ujian nasional, tetapi dalam mengerjakan pekerjaan rumah, sesi latihan bahkan tes masuk perguruan tinggi atau tes masuk pegawai pun, masih banyak orang yang menyontek. (IND)

Ironisnya, perbuatan ini tidak hanya dilakukan oleh individu, tetapi juga oleh sekelompok orang. Parahnya lagi ada sebagian pengajar yang mendukung aksi ini. Selain itu, teknologi informasi pun menjadi sarana untuk menyontek.

Pada dasarnya perbuatan ini adalah perbuatan penipuan dan perampasan hak. Lantaran prosesnya yang tidak fair dan tidak sportif. Seorang penyontek telah menipu pemberi nilai, karena hasilnya bukan hasil yang ia peroleh sendiri.

Menyontek juga termasuk merampas hak karena jawaban yang diambil milik orang lain. Seorang penyontek sama saja dengan pencuri. Ia mendapatkan nilai dari jawaban yang sebenarnya bukan hasil pemikirannya sendiri.

Perbuatan ini memiliki dampak yang buruk bagi pelakunya. Selain berdosa karena melanggar aturan islam berikut ini beberapa dampak buruk dari perbuatan negatif ini:

Tidak akan terbiasa mengerjakan tugas

Secara akademis, penyontek tidak akan terbiasa menyelesaikan tugas dengan baik. Hal ini akan membuat perjalanan pembelajarannya akan terus mengalami kesulitan. Lantaran ia terbiasa mendapatkan jalan keluar atau jawaban instan yang tidak lahir dari usahanya sendiri.

Menyontek membuat hilanganya rasa percaya diri

Billa kebiasaan itu berlanjut, maka rasa percaya diri akan luntur, sehingga semangat belajar jadi hilang. Pelakunya akan terkungkung oleh pendapatnya sendiri yang merasuki pikirannya, bahwa untuk pintar tidak bisa dengan belajar, tapi menyontek.

Masa depannya suram

Hal yang lebih berbahayanya lagi adalah seseorang yang terbiasa menyontek akan membuat masa depannya suram. Ia tak memiliki daya kreativitas dan inovasi dalam berbagai bidang pekerjaan. Menyontek yang sudah mendarah daging akan sulit untuk meninggalkannya dan mengubahnya.

Baca Juga: Manfaat Frugal Living, Gaya Hidup Cermat dan Hemat!

Sayangnya, perbuatan negatif ini seolah-olah sudah menjadi perbuatan yang wajar. Oleh karena itu, banyak yang melakukannya, banyak pula yang mengetahui perbuatan tersebut namun tidak mengadukan atau mengingatkan bahwa perbuatan itu salah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *