Sejarah Pesawat Learjet, Primadona Pesawat Pribadi Sejak 1963

oleh -202 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Ketika mendengar kata pesawat pribadi, pasti yang terpikirkan adalah pesawat berukuran kecil dengan hidung yang lancip, 2 mesin jet pada bagian belakang, dan sayap belakang T-tail-nya. Namanya adalah Learjet, pesawat yang sering dijadikan transportasi pribadi bagi mereka yang kaya. Pesawat ini memiliki sejarah yang panjang dalam dunia aviasi, berikut ulasannya. (Zhorif)

Source: Missouri Highway 36

Learjet yang memulai produksinya pada 1963 ini merupakan ciptaan Bill Lear. Sejak sekitar tahun 1920, Bill telah menciptakan radio untuk mobil, sistem autopilot awal, bahkan pencari arah menggunakan sinyal radio. Penemuannya tersebut telah membuatnya untung sebesar 100 juta dolar pada Perang Dunia ke-2. Pada tahun 1960, Bill mendirikan Swiss American Aviation Company yang berlokasi di Altenrhein, Swiss.

Baca juga: ALFA-X, Purwarupa Shinkansen Tercepat di Jepang

Source: Wikipedia

Sayangnya, ia tidak bertahan lama di Swiss karena purwarupa yang di buatnya gagal. Bill pindah ke Amerika untuk menetapkan perusahaannya di Wichita, Kansas. Pada 1963, perusahaan tersebut memulai perakitan Learjet pertamanya, dan perusahaannya berganti nama menjadi Lear Jet Corporation tahun berikutnya. Learjet kemudian laku di pasaran, terutama setelah Frank Sinatra mempopulerkan pesawat ini.

Source: The Spokesman-Review

Walaupun Learjet telah memiliki reputasi keselamatan yang baik, pesawat ini tetap di hantui berbagai insiden. Hanya dalam 3 tahun perilisan, 23 Learjet telah mengalami insiden. Salah satunya ialah insiden yang menimpa ibu Frank Sinatra yang bernama Dolly, di mana pesawatnya menabrak Gunung San Gorgonio saat badai. Namun perusahaan Learjet telah meningkatkan keamanan dan keselamatannya seiring waktu.

Source: Skies Magazine

Selama hampir 6 dekade, Learjet telah menjadi primadona dalam dunia pesawat pribadi. Pesawat ringan yang mudah diterbangkan dengan desain yang halus dan modern ini sering menjadi simbol kekayaan seseorang. Namun sayang sekali, kita tidak dapat melihat generasi terbaru dari pesawat ini di masa mendatang karena produksinya akan di hentikan tahun ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *