Sekilas Chapter 3 Two Faced Princess

oleh -136 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Halo sobat! Kali ini kami membawakan cuplikan dari novel Korea berjudul Two Faced Princess, yuk simak. Kini kita akan intip chapter 3. Intip sekilas cuplikan awal kisahnya di sini. (Nd) 

Sekilas Chapter 3 Two Faced Princess

Ksatria kesayangannya yang memiliki ciri-ciri kuat; rambut hitam yang terlihat kasar pada pandangan pertama, mata emas yang dulu hanya dipenuhi oleh dirinya, dan suara bernada rendah yang dengan manis melingkari telinganya.

Segala sesuatu tentang dunia mereka bersama dan Ellenia ditinggalkan.

Bersembunyi di balik perapian di sudut ruangan, gadis berambut emas itu menggigit bibirnya hingga merembes darah. Air mata terus mengalir tetapi dia tidak bisa menutup matanya sama sekali.

Apollonia, yang tubuhnya membeku ketakutan, bahkan tidak bisa mencapai tubuh ibunya yang sudah meninggal bahkan setelah ayahnya pergi. Tetapi kata-kata terakhir yang digumamkan ibunya melekat di benaknya seolah-olah dia telah meneriakkannya dengan keras ke telinganya.

“Bertahan…. Kaisar. . ”

Untuk bertahan hidup . Untuk menjadi seorang kaisar.

Kedua keinginan itu tertanam dalam-dalam ke dalam jiwa Apollonia.

——-

7 tahun kemudian.

“Katakan halo . ”

Apollonia berusia 16 tahun yang dipanggil ke ruang perjamuan, mengikuti setelah Paris dan bertukar salam dengan 5 wanita yang tampaknya beberapa tahun lebih tua darinya.

“Mulai sekarang mereka akan tinggal di sini sebagai selir, jadi bersikaplah sopan. ”

Tujuh tahun lalu, ketika Pascal III dan putrinya Ellenia meninggal karena sebab yang tidak diketahui pada hari yang sama, Gayus Liefer menangis dalam kesedihan dan menolak makanan atau minuman apa pun.

Di satu sisi, orang-orang di sekitarnya mengkhawatirkan kesehatannya, di sisi lain, orang-orang membicarakan betapa harmonisnya pasangan kekaisaran.

“Saya mendengar mereka bertemu secara takdir di perkebunan Leifer.”

“Mereka jatuh cinta pada pandangan pertama, tapi untuk menghindari murka kaisar, mereka diam-diam bercinta. Akhirnya, mereka kembali setelah melahirkan Yang Mulia Paris. Kisah yang sangat romantis. ”

“Kamu sangat khawatir. Yang Mulia peduli dengan permaisuri pangeran (Gayus). ”

“Yang lebih mengkhawatirkan, jika kaisar dan sang putri pergi sekaligus… apa yang akan terjadi pada permaisuri pangeran dan Yang Mulia Paris…”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.