,

Tradisi Pernikahan Paling Unik yang Ada di Indonesia

oleh -169 views
tradisi pernikahan unik di indonesia
tradisi pernikahan unik di indonesia

ZETIZEN RADAR CIREBON- Jika sebelumnya kita membahas Tradisi Pernikahan Paling Unik di Dunia, kali ini kita akan membahas versi Indonesia. Tradisi yang ada di Indonesia pun tidak kalah unik dengan yang ada di luar sana. Dengan banyaknya suku yang ada, Indonesia memiliki segudang tradisi pernikahan. So, tanpa panjang lebar lagi berikut tradisi pernikahan paling unik di Indonesia. (fb)

Baca juga: Pamali: Definisi, Jumlah, dan Nilai yang Terkandung

Uang Panai – Makasar

Hasil gambar untuk pernikahan suku bugis
Source by rctiplus.com

Yang pertama ada tradisi dari suku Bugis, Makasar yang bisa terbilang pernikahan termahal di Indonesia. Pasalnya untuk menentukan uang panai (uang untuk melamar) ada beberapa tolak ukur. Di antaranya ialah garis keturunan, pendidikan, pekerjaan dan kecantikan. Contohnya untuk melamar gadis yang pendidikannya S2 harus dilamar dengan uang panai lebih besar dari pada gadis S1.

Menahan Buang Air – Kalimantan

Hasil gambar untuk Tradisi Menahan Buang Air
Source by INDOZONE

Selanjutanya ada tradisi yang berlaku untuk masyarakat Tidung di Kalimantan. Dalam tradisi ini, sang pengantin tidak diperbolehkan untuk buang air kecil, buang air besar atau bahkan memasuki kamar mandi selama 3 hari berturut. Jika aturan tersebut mereka langgar, maka pengantik akan mendapatkan musibah seperti perselingkuhan ataupun kematian sang buah hati.

Maminang – Minang

Hasil gambar untuk Tradisi Menahan Buang Air
Source by Wikipedia

Jika kamu seorang laki-laki dan ingin merasakan rasanya dilamar, cobalah untuk menikahi perempuan minang. Pasalnya, adat minang mengharuskan sang mempelai peremuan yang melamar sang laki-laki.

Tahapan dalam tradisi ini pun cukup banyak yakni maresek (Pertemuan), maminang dan batimbang tando (Meminang dan bertukar tanda), mahanta siriah (Minta izin), babako-babaki (Membawa berbagai antaran), malam bainai (Memberi inai pada kuku mempelai wanita), manjapuik marapulai (Menjemput mempelai pria untuk akad nikah), penyambutan di rumah anak Daro, dan ada pula tradisi setelah akad nikah.

Pingitan – Jawa

Hasil gambar untuk Tradisi pernikahan jawa
Source by Popbela

Berikutnya ada tradisi pernikahan dari adat Jawa. Ketika menjelang pernikahan, calon pengantin wanita harus dipingit selama tiga hingga lima hari. Saat prosesi tersebut sang mempelai wanita tidak boleh keluar rumah dan tidak boleh bertemu dengan calon pengantin pria. Calon pengantin wanita harus melakukan perawatan selama masa tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *