Fakta Unik Palung Mariana yang Perlu Kamu Ketahui Part II

oleh -1.208 views
fakta unik palung mariana

ZETIZEN RADAR CIREBON- Seperti yang kita ketahui, Palung Mariana merupakan palung paling dalam di bumi yang pernah orang ketahui. Selain, medapatkan predikat terdalam, palung yang terletak di sebelah timur kepulauan Mariana barat Samudra Pasifik ini mempunyai fakta unik lainnya. So, berikut fakta unik dari Palung Mariana yang perlu kamu ketahui. (fb)

Baca part sebelumnya di sini

Pertama kali ditemukan

Terlepas dari terbentuknya sejak 180 juta tahun yang lalu. Ternyata, Palung Mariana baru ditemukan pada 1875 oleh seorang lembaga dengan nama HMS challenger. Penelitian tersebut pun ternyata adalah sebuah rencana milik Kapal angkatan laut Britania di tahun 1875 untuk menelitinya.

Bahkan, titik terdalam dari palung tersebut pun mempunyai nama yang berasal dari dua kapal yang telah menjelajahi kedalamannya dengan peralatan sounding yakni HMS Challenger dan HMS Challenger II.

Suhu yang dingin dan juga panas

Fakta unik selanjutnya adalah suhunya yang dingin dan juga panas. Karena sinar matahari tidak dapat mencapai kedalaman dari palung tersebut, membuat suhu air di sana menjadi sangat dingin.

Namun, ada beberapa hal yang mengejutkan para peneliti yakni suhunya yang juga panas. Karena adanya energi geothermal atau panas bumi dan juga adanya ventilasi hidrotermal di seluruh parit menjadikan suhu Palung Mariana dapat mencapai 700 derajat Fahrenheit.

Menjadi daya tarik sutradara Hollywood

Tidak hanya menjadi daya tarik para peneliti, ternyata seorang sutradara Hollywood yang terkenal yakni James Cameron melakukan ekspedisi ke dasar Palung Mariana pada tahun 2012.

Untuk mencapai tujuannya, ia pun mendesai sebuah kapal selam

Untuk mencapai tujuannya, ia mendesai sebuah kapal selam 24 kaki yang memiliki jendela setebal 9 setengah inci untuk menahan tekanan yang sangat besar dari laut.

Selain itu, misteri dan daya pikat dari palung tersebut pun telah menciptakan sebuah buku fiksi yang menjelaskan tentang apa yang mungkin terjadi di bawah san. Salah satu kisah tersebut pun ada di sebuah buku berjudul “Meg” oleh penulis terlaris New York Times, Steve Alten.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.