Game Terbaru Milik Kojima Productions akan Segera Diungkap

oleh -170 views
Kojima Productions

ZETIZEN RADAR CIREBON – Pasca keluar dari Konami pada 2015, Hideo Kojima mendirikan studio game baru bernama Kojima Productions. Game pertama dari studio yang berbasis di Jepang itu melahirkan Death Stranding yang dirilis pada 2019 dan meraih banyak ulasan positif serta segudang penghargaan. Sejak saat itu, banyak yang bertanya-tanya apa proyek Kojima Productions selanjutnya dan nampaknya pertanyaan itu bakal segera terjawab. (teza)

Dalam interview terbarunya bersama channel YouTube bernama Al Hub, art director Kojima Productions – Yoji Shinkawa. Ditanyai beberapa pertanyaan termasuk bagaimana ia memulai karirnya dan proyek apa yang ia kerjakan bersama Kojima. Disamping itu, Shinkawa juga mengatakan bahwa saat ini ia sedang “mengerjakan sesuatu” dan akan memberikan lebih banyak detail mengenai proyek itu “dalam waktu dekat”.

Sebelumnya, pada Oktober tahun lalu, Kojima Productions diketahui membuka lowongan pekerjaan baru sebagai persiapan untuk proyek yang dirahasiakan. Hal tersebut seakan dikonfirmasi oleh composer Death Stranding – Ludvig Forssell. Setelah ia memperbarui foto profil Twitter-nya yang memancing spekulasi bahwa ia sedang menggarap soundtrack untuk sebuah proyek misterius.

Baca juga : Back 4 Blood Tunda Tanggal Perilisan

Sementara tidak ada banyak yang diketahui dari proyek baru yang dimaksud. Tidak dapat dipungkiri bahwa ada segudang spekulasi terkait game apa yang bakal dirilis oleh Kojima Productions selanjutnya. Di akhir 2020, rumor mengatakan bawa Kojima dan studio kebanggaannya sedang mengerjakan Death Stranding 2 meski hingga kini tidak ada konfirmasi mengenai rumor tersebut.

Lalu di akhir bulan ini, ada pula rumor mengenai game horor baru garapan Kojima yang sayangnya berakhir dibatalkan. Game tersebut dikatakan bakal mengusung format episodik dan dirilis eksklusif untuk platform cloud streaming dari Google yaitu Stadia. Namun naas, penutupan studio internal Stadia pada awal Februari kemarin memaksa game tersebut untuk tidak dilanjutkan pengembangannya.

Sumber : Gamebrott

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.