Intip Chapter 45 The Queen of Everything

oleh -64 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Halo sobat! Kali ini kami membawakan cuplikan dari novel Cina berjudul The Queen of Everything yuk simak. Kini kita akan intip chapter 45. Intip sekilas cuplikan dari bab pertamanya di sini(Nd) 

Intip Chapter 45 The Queen of Everything

Su Cha sedikit mengernyit ketika dia melihat sebuah mobil hitam berhenti di depannya.

Itu karena mobil itu berbeda dari yang diambil Bo Muyi di pagi hari.

Pria itu masih berusaha menjaga percakapan dengan Su Cha. Dia agak terkejut ketika melihat sebuah mobil parkir di depan mereka, kemudian jendela mobil di kursi belakang bergulir perlahan.

Pada saat itu, getaran dingin yang menakutkan yang membuat orang menahan napas mereka mulai mengembang.

Di seberang wajah tampan yang tak tertandingi adalah sepasang mata yang sangat cantik dengan kerlap-kerlip yang mengintimidasi di dalamnya. Saat tatapannya yang tak tergoyahkan menggerakkan pria itu, pria itu merasa seperti baru saja mengalami kematian.

Itu adalah semacam ketakutan yang hilang dari jiwanya yang paling dalam. Pria ini membuatnya merasa sangat rendah diri dan lemah dalam sekejap.

Kemejanya basah oleh keringat dingin. Wajahnya tampak pucat dan malu. Hanya ketika Su Cha berbicara dia sadar kembali, “Muyi?”

Berbeda dengan sikap acuh tak acuh sebelumnya, dia sekarang jelas diliputi kegembiraan dan kegembiraan. Membuka pintu mobil dan masuk ke dalam mobil, sosoknya langsung menghalangi tatapan dingin dan mematikan itu.

Barulah pria itu keluar dari kesurupannya dan pergi dengan tergesa-gesa ketika rasa takut mulai membaik darinya.

“Mengapa kamu mengganti mobilmu? Aku tidak tahu itu kamu.

Su Cha yang baru saja masuk ke mobil memandang Bo Muyi dengan bibir melengkung ke senyum tipis. Dia memperhatikan bahwa pengemudi telah berubah juga, itu bukan pria yang sama dengan pagi ini.

Tapi dia tidak bertanya apa pun. Tidak butuh waktu lama baginya untuk menyadari bahwa ekspresi Bo Muyi suram dan juga tidak menyenangkan. Matanya yang muram tertuju padanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.