Kisah Asal Muasal Anjing Menurut Islam

oleh -170 views
Asal usul anjing

ZETIZEN RADAR CIREBON- Anjing merupakan hewan yang terkenal akan kesetiaannya pada sang majikan. Karenanya hewan ini merupakan hewan yang cukup populer di dunia untuk sebuah peliharaan. Untuk kamu yang beragama Islam pastinya sempat bertanya bukan “kenapa anjing haram dalam islam dan dapat setia pada majikannya?”. Untuk menjawab pertanyaanmu kali ini Zetizen Cirebon akan membahas mengenai kisah asal muasal anjing menurut islam. (fb)

Baca juga: Dari Mercy Hingga Land Cruiser, Inilah Mobil Dinas yang Jokowi Gunakan

Awal Mula

Kisah berawal ketika Nabi Adam sedang dibuat dan pada saat itu nabi adam masih berupa seonggoh tanah yang belum ditiupkan ruhnya oleh Allah.

Saat itu Iblis yang masih di dalam surga mengetahui rencana Allah untuk menciptakan makhluk yang derajatnya lebih tinggi darinya.

Dengan rasa dengki Iblis pun marah karena derajatnya disaingi oleh ciptaan Allah yang terbuat dari zat yang rendah yakni tanah.

Seketika Iblispun mendekati makhluk tersebut (Nabi Adam) dan kemudian meludahinya dan ludah tersebut jatuh ke arah perut Nabi Adam tepatnya di area pusar Nabi Adam.

Melihat hal tersebut Allah pun marah kepada Iblis atas perlakuannya. Namun hanya marah sebagian bukanlah murka seperti ketika Iblis yang tidak mau sujud kepada Nabi Adam nanti.

Setelah itu iblis pun di keluarkan dari surga dan tertahan di gerbang surga. Bukan merasa bersalah, iblis pun merencanakan hal yang buruk kepada Nabi Adam.

Ia pun berencana untuk merusak tubuh Nabi Adam dengan cara meminta bantuan kuda yang ada di Surga. Namun, untuk memasuki surga Iblis pun tidak mampu karena tidak diperbolehkan oleh Malaikat atas perintah Allah.

Tidak habis akal Iblis pun merencakan hal lain dengan meminta tolong kepada makhluk yang berada di pinggir surga namun tidak satupun yang ingin menolongnya.

Pada akhirnya Iblis pun bertemu ular yang pada saat itu ia merupakan makhluk terindah di surga dengan mempunyai empat kaki dan dapat terbang (layaknya naga).

Iblis pun menghasut ular tersebut akan memperbolehkannya masuk ke dalam mulutnya untuk membawanya ke surga dan menemui kuda. Dengan tipu daya Iblis akhirnya ular pun terhasut.

Begitu bertemu kuda, Iblis pun berkata melalui perantara mulut ular. “Wahai kuda tahukah engkau bahwasanya makhluk yang hendak tuhanmu ciptakan beserta seluruh keturunannya itu nanti akan menaiki punggung seluruh keturunanmu ” ujar iblis pada kuda.

Mendengar hal tersebut kuda pun marah dan menuju Nabi Adam yang masih berupa tanah liat untuk menginjaknya.

Namun, Allah pun mengetahui hal tersebut karena Allah merupakan zat yang maha mengetahui akan segala hal.

Allah pun mencongkel bagian tubuh dari Nabi Adam yang terkena ludah iblis yang kemudian menjadi seekor anjing. Kemudian Anjing pun mengusir kuda tersebut.

Dari situlah mengapa anjing merupakan hewan yang setia pada tuannya. Karena anjing sendiri pun diciptakan untuk melindungi manusia. Sedangkan mengapa anjing adalah hewan yang haram karena anjing sendiri tercipta dari ludah iblis.

Allah yang mengetahui semua hal tersebut kemudian menghukum ular yang sudah membantu Iblis terhadap tubuh yang akan menjadi seorang Nabi Adam. Allah pun menghilangkan kakinya dan membuatnya tidak dapat terbang melainkan hanya dapat melata ataupun berenang di air.

Walau masih ada yang bertubuh utuh dan kemudian diturunkan ke bumi, mereka pun menjadi penjaga kerajaan Iblis.

Allah juga membuat mulut ular berbisa karena disitulah ia menyembunyikan Iblis untuk masuk ke surga.

Nah berikut kisah asal muasal anjing. Apakah sudah terjawab pertanyaanmu mengenai “kenapa anjing haram dalam islam dan dapat setia pada majikannya?”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *