Perekam Suara Pesawat Sriwijaya Air Akhirnya Berhasil Dipulihkan

oleh -65 views
Photo by Ross parmly on Unsplash

Tim pencari Indonesia telah menemukan perekam suara yang hilang dari pesawat Sriwijaya Air yang jatuh di Laut Jawa pada Januari, menewaskan 62 orang di dalamnya.

Para pejabat mengatakan benda itu ditemukan di bawah 1m (3,3 kaki) lumpur dan akan memakan waktu hingga seminggu untuk mengambil rekaman itu. (Dheva)

Pihak berwenang berharap data dari “kotak hitam” dapat memberikan petunjuk penting tentang kemungkinan penyebab tragedi tersebut.

Penerbangan SJ182 jatuh beberapa menit setelah lepas landas dari Jakarta.

Beberapa hari setelah kecelakaan itu, kru penyelamat menemukan perekam yang menyimpan data penerbangan, tetapi tidak dapat menemukan petunjuk yang cukup mengapa pesawat itu terjun ke laut.

Sebuah laporan awal mengatakan ada masalah dengan daya dorong mesin. Yang menyebabkan pesawat berguling tajam dan kemudian menyelam terakhir ke laut.

Pesawat penumpang Sriwijaya Air berangkat dari bandara utama Jakarta pada 14:36 waktu setempat (07:36 GMT) pada 9 Januari. Penerbangan SJ182 sedang dalam perjalanan ke kota Pontianak di pulau Kalimantan.

Beberapa menit kemudian, pada 14:40, kontak terakhir direkam.

Ada 50 penumpang – termasuk tujuh anak-anak dan tiga bayi – dan 12 awak pesawat, meskipun pesawat itu berkapasitas 130. Semua penumpang adalah warga negara Indonesia, kata para pejabat.

Saksi mata mengatakan mereka telah melihat dan mendengar setidaknya satu ledakan. Bilah kipas rusak yang ditemukan oleh penyelam menunjukkan bahwa pesawat masih berfungsi ketika menghantam laut, dan tidak meledak di udara.

Boeing 737 yang berusia 26 tahun lulus pemeriksaan kelaikan udara pada Desember 2020 setelah dilarang terbang selama beberapa waktu selama pandemi.

Sriwijaya Air, didirikan pada tahun 2003, adalah maskapai penerbangan hemat lokal yang terbang ke Indonesia dan tujuan Asia Tenggara lainnya.

See also : Coronavirus: More work required to run the show out China lab spill hypothesis says WHO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *