Sejarah Kuil Solomon dalam Perspektif Barat

oleh -711 views
Source: ancientpages.com

ZETIZEN RADAR CIREBON- Kuil Solomon telah berdiri selama hampir 400 tahun. Kuil itu merupakan permata mahkota Yerusalem, dan pusat ibadat kepada Tuhan. Hampir setengah dari tulisan-tulisan perjanjian lama tertulis pada masa ketika bait Solomon masih berdiri. Memahami pentingnya lokasi, sejarah, dan desainnya dapat sangat mengubah penghormatan seseorang untuk salah satu tempat paling suci di dunia. (IND)

Geografi dan Sejarah Kuil Solomon

Kota Yerusalem terletak di sebuah wilayah yang terdiri dari tiga lembah utama, Hinom, lembah  tengah atau Tyropeon, dan lembah Kidron. Barisan pegunungan antara Lembah Tengah dan Kidron bernama Gunung Moriah. Puncak gunung adalah batu datar besar yang menonjol, yang sekarang terletak di bawah Kubah Batu (Kubatus Sakhroh/Dome of The Rock).

Pada zaman raja Daud, orang Yebus menguasai wilayah Yerusalem. Kota ini hanya menempati bagian selatan pegunungan tengah. Ketika Daud merebut kota itu sekitar 1000 SM, ia menjadikan Yerusalem ibukotanya. Daud kemudian memindahkan tabut perjanjian ke Yerusalem dan memulai persiapan untuk membangun struktur permanen untuk mengganti Tabernakel Musa yang portabel yang sudah memakainya selama lebih dari 400 tahun.

Baca Juga: Berikut Kisah Menganai Asal Usul Terciptanya Kucing Menurut Islam

Dengan kota kuno yang cukup Yerusalem kecil, David/Daud membeli tempat pengikiran dari Araunah orang Yebus sehingga ia bisa memperluas ukuran kot. Menjadi lebih tinggi dari kota Daud, puncak bukit akan menjadi tempat yang indah untuk membangun kuil Tuhan.  

Di bawah pemerintahan putra Daud, pembangunan kuil Raja Solomon dimulai. Setelah tujuh tahun konstruksi, sekitar tahun 960 SM, Solomon selesai membangun bait suci. Kemungkinan besar bangunan itu ada dalam bagian atas batu yang sama dari gunung Moriah yang menonjol. Solomon juga membangun sendiri sebuah istana baru sebelah selatan kuil dan memperluas tembok dan kota menuju puncak Gunung Moriah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.