Spoiler Chapter 10 To My Dear Mr. Huo

oleh -170 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Halo sobat! Kali ini kami membawakan cuplikan dari novel Cina bergenre romantis berjudul, To My Dear Mr. Huo, yuk simak. Kini kita akan intip chapter 10. Kalo kamu belum nyimak chapter 1, yuk baca di sini(Nd) 

Spoiler Chapter 10 To My Dear Mr. Huo

Su Peizhen bersandar di kursinya dan menatap Su Qingsang. Dia terus menatap Su Qingsang dengan ketidaksetujuan dan ancaman. Matanya seakan berkata aku akan mempermalukanmu, dan apa yang bisa kamu lakukan?

Su Chenghui mengerutkan alisnya sedikit dan Li Qianxue duduk di sana tidak bergerak. Sudah sangat layak baginya untuk menghadiri pernikahan seorang putri tidak sah belaka. Chou Yanbo tidak terlalu menyukai sikap agresif Su Peizhen, tetapi dia tidak bisa mengambil risiko menyinggung Li dan keluarga Su demi Su Qingsang. Bagaimanapun, Su Peizhen adalah orang yang telah diatur keluarga Chou untuk dinikahinya.

Su Qingsang tidak pernah berharap Su Peizhen memberikan respons yang layak, tetapi tingkat keterusterangan ini mengejutkannya. Dia memalingkan wajahnya untuk melihat Huo Jinyao untuk mengatakan sesuatu, tetapi Huo Jinyao sudah membimbingnya ke meja sebelah. Su Qingsang linglung, dan sebelum dia bisa bicara, dia sudah ditarik dua langkah ke depan.

Su Peizhen tidak berpikir bahwa Su Qingsang dan Huo Jinyao akan berani mengabaikannya seperti ini. Dengan ekspresi dingin, dia berdiri dan menghalangi jalan Su Qingsang dan Huo Jinyao.

“Tunggu.”

“Ada apa?” Sejujurnya, Su Qingsang tidak kesal dengan Su Peizhen. Jika dia berada di posisi Su Peizhen dan tahu bahwa ayahnya sendiri telah mengkhianati pernikahan ibunya sejak dini, dan bahkan memiliki anak perempuan yang tidak sah, dia merasa bahwa sikapnya akan kurang lebih sama. Tetapi memahami dan menerima adalah dua hal yang berbeda. Jika mereka sampai ke dasar situasi ini, dia bukan orang yang menyebabkannya.

Tidak masalah dia sesekali menderita bahu dingin Li Qianxue, tapi dia benar-benar tidak ingin melihat wajah Su Peizhen yang tidak ramah.

“Bukankah seharusnya kamu bersulang kakak perempuanmu di hari pernikahanmu?” Su Peizhen bertanya?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.