Bacaan Niat Sholat Tarawih Sendiri dan Berjamaah

oleh -343 views
Bacaan Niat Sholat Tarawih

ZETIZEN RADAR CIREBON- Selain menjalankan kewajiban Puasa dalam bulan Ramadhan. Kita juga disunnahkan untuk menjalankan sholat tarawih yang dilaksanakan setelah sholat isya. Maka dari itu kali ini mimin akan memberikan niat sholat tarawih.

Jika kita menilik kembali zaman Rasulullah bahwa sholat tarawin merupakan shalat yang hukumnya sunnah muakkad dan dapat dikerjakan sendiri ataupun berjamaan. Sepertin yang diriwayatkan oleh Nabi Muhammad SAW, mengerjakan shalat tarawih boleh di rumah ataupun di masjid.

Dituturkan Aisyah, istri Rasulullah, bahwa beliau shalat tarawih di masjid pada suatu malam. Orang-orang bermakmum kepada beliau. Malam berikutnya, Rasulullah kembali shalat tarawih dan jamaahnya semakin banyak.

Pada malam ketiga atau keempat, jamaah telah berkumpul, tetapi Nabi tidak keluar rumah. Ketika pagi Rasulullah berkata, “Aku melihat apa yang kalian perbuat. Aku pun tidak ada uzur yang menghalangiku untuk keluar menemui kalian, tetapi aku khawatir shalat tarawih diwajibkan,”(H.R. Bukhari, Muslim, Abu Dawud, An-Nasa’i, Malik, dan Ahmad).

Niat Sholat Tarawih

Dalam pelaksanaan shalat tarawih, terdapat perbedaan bacaan niat antara sebagai imam atau sebagai makmum.

Niat Shalat Sendiri

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat Tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an lillāhi ta‘ālā.

Artinya, “Aku menyengaja sembahyang sunah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai karena Allah Ta’ala.”

Niat Salat Sebagai Imam

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat Tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an imāman lillāhi ta‘ālā.

Artinya, “Aku menyengaja salat sunah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai imam karena Allah Ta’ala.”

Niat Salat Sebagai Makmum

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat Tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an ma’mūman lillāhi ta‘ālā.

Artinya, “Aku menyengaja salat sunah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”

Baca artikel lainnya Beberapa Hal yang bisa Sobat Lakukan Untuk Mempersiapkan Ramadan!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.