Begini Penjelasan Ubisoft Tentang Matinya Server Game Klasik Mereka

oleh -151 views
Ubisoft

ZETIZENR RADAR CIREBON – Bertahun-tahun setelah dirilis, Ubisoft berhasil mempertahankan fitur online yang ditawarkan oleh beberapa game klasik mereka seperti Rainbow Six Lockdown dan Ghost Recon Future Soldier. Akan tetapi dalam waktu dekat, hal itu akan sepenuhnya berubah. Ubisoft mengkonfirmasi bahwa mereka akan mematikan server untuk sejumlah game klasik mereka termasuk yang disebutkan diatas. (mrg)

Per 1 Juni mendatang, pemain untuk beberapa game seperti Assassin’s Creed 2, Prince of Persia: Forgotten Sands, Far Cry 2, Anno 1404, Might & Magic – Clash of Heroes, Might & Magic X – Legacy, Splinter Cell Conviction dan The Settlers 7, tidak akan lagi bisa menikmati fitur online yang dimiliki game-game tersebut.

Baca juga : Laku Keras! Monster Hunter Rise Terjual Hingga 6 Juta Copy!

Sementara untuk game seperti Ghost Recon Future Soldier, Rainbow Six Vegas, Rainbow Six Vegas 2, dan Rainbow Six Lockdown. Ubisoft masih memberi kelonggaran kepada pemain di mana game-game tersebut belum memiliki jadwal “kematian server” yang pasti. Namun, Ubisoft menyebut bahwa server online dari game-game itu dipastikan akan mati sebelum tahun 2021 berakhir.

Ubisoft sendiri beralasan bahwa faktor utama mengapa server dari game-game klasik mereka dimatikan. Hal ini karena sebagian besar diantaranya gagal memenuhi standar kualitas dan stabilitas untuk dapat dimainkan secara online. Developer sekaligus publisher asal Perancis itu mengaku bahwa mereka sempat mencari cara alternatif untuk mengatasi masalah itu tanpa mematikan server. Namun pada akhirnya gagal untuk menemukan caranya.

Mematikan server online dari game-game tersebut juga disebut menjadi “langkah penting” dalam upaya Ubisoft untuk mengalokasikan staf IT mereka ke game-game yang lebih baru dan populer.

Sumber : Gamebrott

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.