Gempabumi 5.1M Guncang Banten Hari Ini!

oleh -75 views
Foto : Tangkapan Layar Gempa Bumi di Sukabumi

ZETIZEN RADAR CIREBON – Hari ini, Rabu (14/4) tepatnya pukul 13.28, wilayah selatan Pulau Jawa diguncang dengan gempa tektonik. Tepatnya gempabumi berkekuatan 5.1M guncang banten hari ini! (jerrell)

Hasil dari analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan bahwa gempa bumi ini memiliki magnitude sebesar 5,1 MMI yang kemudian diupdate menjadi 4,9 MMI. Episenter dari gempa bumi ini terletak pada koordinat 7,4 LS dan 105,92 BT, atau tepatnya berada di di laut pada jarak 83 km arah Barat Daya Kota Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada kedalaman 21 km.

Menurut Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno, M.Si, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault). 

Namun, guncangan dari gempabumi ini dirasakan nyata dalam rumah serasa seakan ada truk yang berlalu. Gempa juga terasa hingga Sukabumi serta sekitar Jakarta.

“Guncangan gempabumi ini dirasakan di daerah Kalapanunggal, Cisaat Kab. Sukabumi, Jakarta, Bayah, Pelabuhan Ratu, Palangpang Ciemas, Sagaranten, Curug Kembar,” ujarnya.

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,” imbuhnya.

Hingga hari ini (14/4), pukul 13.45 WIB, Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock). Namun masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Kemudian juga masyarakat diminta agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Serta melakukan pemeriksaan terhadap bangunan tempat tinggal, apakah ada kerusakan atau tidak ada akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali kedalam rumah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *