Kadal Pinokio Kembali dari Kepunahan

oleh -68 views
Kadal Pinokio

ZETIZEN RADAR CIREBON- TIdak sedikit orang pastinya tidak mengenali hewan ini. Yups, kadal pinokio atau Pinocchio anole merupakan hewan yang sudah punah puluhan tahun yang lalu.

Penamaan dari kadal pinokio itu sendiri berasal dari penampilan fisiknya yang mempunyai tonjolan yang fleksibel pada bagian hidungnya.

Hewan ini pertama kali ditemukan pada tahun 1953 di Ekuador dan secara resmi dideskripsikan pada tahun 1956 oleh Peters dan Orces. Namun, pada tahun 1960 hewan ini tak terlihat lagi. Tidak sedikir orang berspekulasi bahwa hewan ini sudah punah.

“Selama 40 tahun, tak ada yang melihatnya. Di titik ini, kami menduga bahwa spesies tersebut telah punah,” kata Jonathan Losos, biolog evolusioner dan herpetolog asal Harvard University yang mempelajari hewan tersebut.

Mengapa kadal pinokio berhidung panjang? - BBC News Indonesia
Source by BBC

Kemudian, pada tahun 2005 hewan ini kembali muncul. Seorang ornitolog atau ahli burung sempat melihat kadal ini menyeberang jalan di daerah terpencil di bagian timur laut Ekuador. Kemudian, salah satu dari mereka pun mengirimkan gambar setibanya di rumah kepada para herpetolog. Para herpetolog pun menyadari bahwa hewan tersebut masih hidup dan belum punah.

Setelah itu, beberapa tim kemudian menjelajahi kawasan hutan hujan Amazon untuk mencari dan melihat lebih dekat kadal tersebut. Mereka pun melakukan pencarian tersebut pada malam hari menggunakan lampu senter berhubung kadal tersebut tidur di ujung cabang dan akan berubah warna menjadi putih pucat ketika tertidur.

Namun, yang mereka dapat hanyalah seekor kadal pucat betina yang tidak memiliki tanduk. Lasos pun kemudian melakukan pengintaian dari malam hingga siang hari untuk mempelajari hewan tersebut.

Wah, 3 Hewan yang Dianggap Sudah Punah Ini Kembali Ditemukan! (Bag. 2) -  Semua Halaman - Bobo
Source by Bobo – Grid.id

Alhasil mereka pun menemukan alasan mengapa kadal tersebut tidak pernah terlihat ketika siang hari. Kadal tersebut merupakan hewan yang pandai untuk berkamuflase dan hidup di bawah perlindungan. Cara mereka berjalan pun terbilang cukup lambat. (fb)

Baca artikel lainnya mengenai 6 Ilmuwan Muslim yang Ubah Wajah Part II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *