Manusia Bernapas Berapa Kali Dalam Sehari?

oleh -131 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Salah satu ciri manusia hidup adalah bernapas. Saat bernapas terjadi pertukaran antara Oksigen (O2) dan Karbondioksida (CO2). Lalu tahukah kamu berapa kali manusia bernapas setiap harinya? (cva)

Manusia bernapas dalam sehari bergantung pada usia dan tingkat aktivitasnya. Anak-anak cenderung memiliki tingkat pernapasan yang lebih cepat.

Manusia akan menghirup Oksigen (O2) dan mengeluarkan Karbondioksida (CO2). Hal ini akan terus berulang hampir di setiap detik, bahkan ketika manusia tidur pun.

Untuk diketahui, pernapasan sama pentingnya dengan aktivitas jantung dalam memompa darah melalui tubuh kamu.

Kebutuhan manusia untuk bernapas sama eratnya dengan darah yang memompa melalui pembuluh darah. Organ tubuh yang bertanggung jawab untuk pernapasan sendiri adalah paru-paru, yang merupakan bagian dari sistem pernafasan.

Paru-paru berlokasi di dada dan terlindung oleh tulang rusuk. Anggota tubuh itu mengambil sebagian besar ruang di rongga dadamu bersama dengan hati.

Dibawah paru-paru, kamu akan menemukan diafragma yang merupakan otot besar. Diafragma ini bekerja dengan paru-paru untuk membantu bernafas baik untuk menghirup maupun menghembuskan napas.

Meski kamu tak dapat melihat paru-paru secara langsung, kamu akan merasakan keberadaannya. Ia mengembang saat kamu bernapas dan kembali ke ukuran normal saat kamu menghembuskan napas.

Puluhan ribu kali dalam sehari

Melansir Wonderopolis, tingkat kebutuhan napas manusia bergantung pada usia dan jenis aktivitas seseorang. Semakin berat aktivitasnya, maka kebutuhan oksigennya akan semakin tinggi pula.

Apabila meninjau dari usianya, anak-anak cenderung memiliki tingkat pernapasan yang lebih cepat. Misalnya, bayi yang baru saja lahir, bisa antara 30 hingga 60 kali dalam setiap menitnya. Sedangkan balita sekitar 20 hingga 30 kali per menit. 

Untuk anak yang usianya lebih tua dan orang dewasa, kebutuhan bernapasnya sekitar 12 hingga 20 kali per menit. Artinya, usia memang sangat mempengaruhi tingkat kebutuhan bernapas manusia.

Jika dihitung-hitung, dalam sehari manusia bisa bernapas antara 17 ribu kali hingga 30 ribu kali atau lebih dalam sehari. Ini merupakan perhitungan rata-rata saat manusia beraktivitas normal, seperti belajar, istirahat, tidur, makan, atau beraktivitas ringan lainnya.

Namun, jika melakukan aktivitas berat, seperti berolahraga atau melakukan aktivitas fisik lainnya, manusia bisa bernapas lebih dari 50 ribu kali dalam sehari. Hal ini berarti tingkat kebutuhan napas manusia juga sangat berpengaruh terhadap seberapa berat aktivitas kita.

Mengelola rasa stres

Mengutip Advent Knows, bernapas bisa mempengaruhi manusia dalam menjalankan aktivitasnya. Misalnya ketika hidung tersumbat karena flu, manusia akan merasa tidak nyaman ketika bernapas ataupun saat menjalankan aktivitas fisik.

Oksigen akan masuk ke dalam tubuh manusia saat bernapas. Dalam tubuh manusia, oksigen memainkan peranan yang sangat penting. Salah satunya memicu replikasi sel atau penggantian sel yang rusak atau sudah mati.

Selain memicu replikasi sel, bernapas juga berpengaruh pada kinerja otot dalam tubuh. Contohnya, ketika berolahraga, otot membutuhkan aliran oksigen yang lebih cepat daripada aliran oksigen dalam darah.

Manusia harus mampu mengatur napasnya dengan baik agar oksigen tidak terbuang sia-sia. Dengan mengatur napas, manusia akan bisa mengelola rasa stres dan mengurangi rasa cemas atau gugup yang bisa menimpa sewaktu-waktu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *