Mengenal Kekuatan Rudal C-802

oleh -279 views
Source: militer.or.id

ZETIZEN RADAR CIREBON- Sejak pertengahan 2008 TNI AL telah memiliki keluarga rudal baru buatan Cina. Rudal anti kapal ini tak lain adalah C-802. TNI AL menampilkan debut pertama rudal ini dalam Latgab TNI 2008. Dalam ajang latihan tersebut C-802 dipasang pada KRI Layang (805), tipe kapal FPB (fast patrol boat)-57 buatan PT. PAL. Dengan desain kapal yang relatif kecil, memang hanya dua tabung peluncur C-802 yang bisa terpasang pada jenis FPB-57. (IND)

C-802
Sejarah kelahiran C-802 mulai sejak masih berupa konsep rancangan CHETA (China Hai Ying Electro – Mechanical Technology Academy) pada awal dekade 1970-an. Tujuan kerja proyek ini tak lain untuk memenuhi kebutuhan AL Cina akan sebuah rudal anti kapal perang permukaan yang relatif kecil, lebih kecil daripada desain rudal dari Uni Soviet. Spesifikasi yang diharapkan yakni berkecepatan subsonic, sanggup melakukan terbang sea skimming (sedikit di atas permukaan laut), mampu melakukan attact flight (terbang serang) dengan dukungan sistem teknologi penjejak sasaran mutakhir.

Nah, selain melansir beberapa rudal versi lokal untuk konsumsi Cina sendiri, CHETA juga mendesain sejumlah versi ekspor YJ-8. YJ-8 adalah nama lain dari C-802. Tentu saja spesifikasi teknis dan kinerjanya sedikit di bawah versi lokal yang dipakai AL Cina. Nah, nama resmi YJ-8 yang di ekspor adalah C-802 (YJ-82).

Salah satu varian C-802 adalah C-802A. Rudal ini pertama kali menampakkan sosoknya pada ajang DSEIE (Defence Systems and Equipments International Exhibition) di London, Inggris pada September 2005. Jangkauan C-802A mampu mencapai 180 km. Desain YJ (Ying Ji : Sambaran elang) tidak lagi mengacu pada konsep desain rudal asal Uni Soviet. Perancangnya mengklaim bahwa YJ-8 sebagai hasil perpaduan fisik antara rudal RGM-84 Harpoon dan sistem kendali jelajah rudal MM-38 buatan Perancis.

Baca Juga: Ternyata ini lho Tank Terkuat yang ada di Dunia Part I

C-802, Rudal Lintas Cakrawala

C-802 mampu menjangkau sasaran yang berada di balik garis cakrawala (over the horizon attack). Agar rudal dapat mengenai sasaran dengan tepat (misalnya jarak sasaran, ketinggian jelajah optimal dan kecepatan serta arah angin) harus melalui perhitungan dengan tepat oleh perangkat kendali penembakan rudal. Maaka keseluruhan data tersebut masuk ke dalam ‘otak’ YJ-8. Selanjutnya adalah kegiatan pra penembakan rudal. Begitu rudal telah siap di tembakkan, arah hadap kotak peluncur rudal akan di setel sedemikian rupa agar sasaran berada di dalam jangkauan rudal. Setelah sasaran telah benar-benar berada di dalam jangkauan tembak (sekitar 8-40 kilometer untuk YJ-81) maka juru senjata akan segera menembakkan rudal.

Sumber: Indomiliter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *