Mengenal Slow Living dan Tips Menikmati Hidup

oleh -60 views
source: pinterest

ZETIZEN RADAR CIREBON – Dari riuh dan bisingnya aktivitas sehari-hari, terkadang membuat hari berlalu begitu saja. Pernahkah kamu merasa bangun pada hari kamis dan waktu sangat cepat berlalu. Tanpa sadar sudah minggu sore. Nah, ada solusinya untuk mengatasi ini. Yuk mengenal gaya hidup slow living dan tips menikmati hidup agar hidup lebih bermakna! (tika)

Jadi, slow living itu apa sih? Sederhananya gaya hidup slow living ini lebih mengutamakan gaya hidup yang sederhana dan bermakna. Dengan hidup yang lebih sederhana, harapannya agar bisa menikmati hidup semaksimal mungkin . Tidak hustling and bustling dan tidak terperangkap dalam kesibukan dan konsumerisme.

Gaya hidup ini awalnya berasal dari slow food movement oleh Carlo Petrini pada tahun 1986. Beliau ini mengkampanyekan food movement agat melawan gerakan fast food. Namun, akhirnya meluas ke bidang lain seperti slow cooking, slow pace, dan slow living. Tujuannya agar mengajak orang memperlambat gaya hidup yang serba cepat ini.

Bagaimana tips agar kita juga ingin memulai gaya hidup slow living?

Yuk simak tips tips berikut ini.

1. Mindfulness

Slow living melawan gaya hidup serba cepat ini dengan lebih mindfulness, being present, dan lebih berhat-hati terhadap kehidupan kita. Kamu bisa mencoba melakukan meditasi misalnya agar bisa menjalankan hdiup lebih fokus. Kamu juga bisa meluangkan waktu sendiri untuk berdialog dan merenungkan agar lebih menghargai waktu yang ada.

2. Ikut komunitas

Kalau berjalan sendiri terasa berat, cobalah untuk bergabung dengan komunitas-komunitas yang menjalankan gaya hidup ini. Kamu bisa mencari informasi di internet. Dengan bergabung komunitas ini juga, harapannya kita bisa mendukung bisnis lokal, petani lokal dan berkaitan dengan orang-orang lokal ketika berlibur.

3. Komitmen

Komitmen adalah salah satu aspek yang terpenting dalam setiap keputusan yang akan kamu tetapkan. Dalam gaya hidup ini, kita tidak disarankan untuk sekadar terlihat sibuk saja, namun melakukan tugas yang memang ada hasilnya. Tak hanya hasil untuk diri kita sendiri, namun hasil yang bisa kita bagi untuk kebahagiaan dan kepentingan orang banyak di sekitar kita.

4. Kurangi sifat konsumtif

Gaya hidup slow living menentang hal hal yang berlebihan. Juga menghilangkan pandangan ‘hanya kekayaan yang bisa membuat orang bahagia’. Menurut gaya hidup ini, kebahagiaan berasal dari diri kita sendiri. Bukan dari sifat konsumtif dan materialis, karena hal ini membuat kita berlomba-lomba dan membuat kita lelah tanpa kita tahu kapan harus berhentu.

Di hidup serbacepat ini hal yang harus kita ingat adalah kesibukan itu pilihan, namun jangan lupa tetapkan tujuan dan proritas. Untuk hidup yang penuh arti, maka selalu sadar saat melakukan sesuatu bahkan pada hal-hal kecil. Nah, inilah gaya hidup slow living dan tips menikmati hidup agar hidup lebih bermakna. Selamat menikmati hari dan jangan lupa beristirahat!

Baca juga:

Ini Tips Agar Puasamu Tetap Sehat dan Bugar!

Mengenal Kakeibo, Metode Mengelola Uang Ala Jepang

5 Manfaat Vitamin B12 yang Perlu Kamu Ketahui!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *