Pancasila dan Bahasa Indonesia Masih Mata Kuliah Wajib!

oleh -54 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menyebut anggapan soal Pendidikan Pancasila dan Bahasa Indonesia terhapus dari kurikulum pendidikan tinggi terjadi akibat mispersepsi saja. (cva)

Polemik ini muncul setelah terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan. Yang mana tidak tercantum secara eksplisit dua pelajaran tersebut sebagai mata kuliah wajib di perguruan tinggi.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengakui mata kuliah Pancasila dan Bahasa Indonesia tetap menjadi mata kuliah wajib di pendidikan tinggi.

Hal itu guna merespon pengesahan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 57 tahun 2021. Tentang Standar Nasional Pendidikan oleh Presiden Joko Widodo.

Klarifikasi

Nadiem menyebut, pemerintah mengeluarkan PP ini sebagai payung hukum pelaksanaan asesmen nasional. Asesmen nasional sendiri akan terealisasi pada September mendatang. PP tersebut merujuk pada Undang-undang Nomor 20 tahun 2003. Tentang Sistem Pendidikan Nasional dan UU Nomor 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.

“Masalahnya adalah tidak secara eksplisit di dalam PP tersebut tertulis mata kuliah wajib Pancasila, Bahasa Indonesia dan selanjutnya. Jadi, ada mispersepsi dari masyarakat. Mereka mengira bahwa dengan adanya PP ini, mata pelajaran Pancasila yang Bahasa Indonesia itu bukan lagi menjadi muatan mata kuliah wajib di pendidikan tinggi. Padahal tidak,” ujar Nadiem lewat keterangan video, Jumat, 16 April 2021.

Untuk meluruskan mispersepsi tersebut, Kemendikbud akan mengajukan revisi terhadap PP 57/2021. Presiden Joko Widodo meneken PP tersebut pada 30 Maret lalu dan mengesahkan sehari setelahnya.

Plt. Kepala Biro Kerja sama dan Hubungan Masyarakat (BKHM) Kemendikbud, Hendarman mengatakan, PP Nomor 57 tahun 2021 merupakan mandat dan turunan dari UU Nomor 20 tahun 2003. Tentang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas).

“Ketentuan mengenai kurikulum pendidikan tinggi pada PP SNP mengikuti UU Sisdiknas,” ucap dia melansir laman Kemendikbud, Rabu (14/4/2021).

Hendarman juga menjelaskan, di sisi lain secara hukum, UU Nomor 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi juga tetap berlaku. Itu juga tidak bertentangan dengan UU Sisdiknas maupun PP SNP.

“Sehingga kembali kami tegaskan bahwa tetap ada. Mata kuliah Pancasila dan Bahasa Indonesia tetap menjadi mata kuliah wajib di jenjang pendidikan tinggi,” jelas dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *