Prospek Kerja Ilmu Kesehatan yang Terbuka Lebar

oleh -259 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Tenaga kesehatan menjadi salah satu profesi yang selalu dibutuhkan dunia kerja. Semua rumah sakit, fasilitas kesehatan hingga Dinas Kesehatan membutuhkan tenaga kerja dari lulusan Ilmu-ilmu Kesehatan. Berikut Prospek Kerja Ilmu Kesehatan yang Terbuka Lebar. (jerrell)

Jurusan Ilmu Kesehatan selalu diincar para siswa untuk melanjutkan pendidikan tiap tahunnya. Salah satu alasannya agar cepat mendapatkan pekerjaan setelah lulus.

Salah satu perguruan tinggi yang ada di Jawa Tengah, Universitas Jenderal Soedirman (Oensoed) Purwokerto memiliki Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan (FIKes).

Dekan FIKes Prof. Saryono menerangkan, dalam Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan ada beberapa jurusan, yakni program S1 Farmasi dengan Akreditasi B, Kesehatan Masyarakat dengan Akreditasi B, Keperawatan dengan Akreditasi A , Ilmu Gizi dengan Akreditasi A dan Pendidikan Jasmani dengan Akreditasi A.

Sedangkan untuk S1 Kelas Internasional yaitu Keperawatan dengan Akreditasi B.

“FIKes Unsoed juga menyelenggarakan program pendidikan Profesi yaitu Pendidikan Profesi Ners dengan Akreditasi A, dan Pendidikan Profesi Apoteker dengan Akreditasi B,” terang Saryono seperti dikutip dari laman unsoed.ac.id, Senin (19/4/2021).

Prospek kerja prodi keperawatan

Saryono memberikan gambaran tentang prospek kerja profesi Keperawatan.

Menurut dia, perawat memiliki peran penting saat bertugas membantu memenuhi kebutuhan dasar dari pasien.

Baik makan, minum, tidur, dan lain-lain. Itu menjadi tugas utama perawat.

“Lingkup pekerjaan perawat, selain di rumah sakit, juga bisa bekerja di Puskesmas. Dinas kesehatan, perawat kesehatan kerja di perusahaan-perusahaan. Sehingga lingkup kerja lulusan Keperawatan cukup luas,” terang Saryono.

Perawat memiliki peran yang sangat penting dalam kesembuhan pasien. Ketika pasien dirawat di rumah sakit jika orientasi fisik saja dengan diberi obat terus, kesembuhan tentu akan lama.

Dalam hal ini, bagaimana perawat bisa memandirikan pasien, itu sangat penting.

“Yang tadinya memiliki keterbatasan karena pasien tidak mampu, sedikit demi sedikit dilatih supaya mandiri untuk memenuhi kebutuhannya. Secara psikologis, upaya perawat membantu memandirikan pasien bisa membantu kesembuhan jadi lebih cepat,” beber Saryono.

Prospek kerja prodi gizi

Sedangkan prodi Gizi ketika lulus bisa menjadi ahli gizi yang bisa memperhitungkan kebutuhan nutrisi. Baik untuk pasien maupun orang yang sehat.

“Ketika bekerja di rumah sakit sebagai ahli gizi, bisa menentukan berapa sih kebutuhan gizi pasien tertentu. Ketika di Puskesmas atau pelayanan kesehatan bisa menganalisis kebutuhan gizi masyarakat yang dalam kondisi sehat,” urai Saryono.

Prospek kerja prodi farmasi

Saryono menambahkan, gambaran kerja prodi Farmasi bisa bekerja sebagai apoteker di apotek, rumah sakit atau di perusahaan obat. Kebutuhan apoteker juga cukup tinggi.

“Lulusan Farmasi juga bisa bekerja di Dinas Kesehatan dan BPOM,” tandasnya.

Sedangkan untuk prodi Pendidikan Jasmani, lulusannya banyak yang bekerja menjadi guru olahraga di sekolah.

Prospek kerja prodi kesehatan masyarakat

Untuk Kesehatan Masyarakat ruang lingkup pekerjaan cukup luas. Tidak hanya di dinas kesehatan, tapi di Puskesmas, juga di perusahaan menjadi ahli K3, ahli kesehatan kerja, ahli kesehatan lingkungan, epidemiologi dan lain-lain.

Selain itu di Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan juga memiliki UKM khusus yang tidak ada di fakultas lain.

Misalnya UKM Kesehatan. UKM ini semacam unit bencana, ketika ada bencana atau masalah kesehatan, UKM memberikan pertolongan.

Selain itu juga ada UKM Pengabdian.

“Ketika ada kabar permasalahan di masyarakat, UKM ini akan melakukan pengabdian di daerah bencana atau daerah yang membutuhkan,” imbuh Saryono.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *