Rahasia Pembuatan Kuil Angkor Wat Terbongkar!

oleh -49 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Menjadi monumen keagamaan terbesar di dunia, Angkor Wat menyimpan kisah tersembunyi. (cva)

Melansir detik.com dari BBC, Sabtu (25/7/2020) saking luasnya Angkor Wat Kamboja masyarakat menjulukinya sebagai “Temple City“. Adanya labirin pertahanan dari dinding dan parit, lima menara megah dan juga patung-patung batu pasir ini bukan hanya menjadi simbol kebanggaan bagi kebudayaan nasional. Namun menjadi salah satu bangunan keagamaan terbesar hasil ekspresi arsitektur kuno yang pernah ada.

Para ilmuwan telah lama mengetahui bahwa balok-balok batu pasir untuk membangun candi kuno Angkor Wat berasal dari tambang di kaki gunung suci di dekatnya. Candi dan monumen kuno lainnya di Kota Angkor, Kamboja, terbuat dari batu-batu yang sama.

Namun, yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana 5-10 juta balok batu itu–sebagian di antaranya berbobot lebih dari 1,5 ton–bisa mencapai Angkor? Sementara jaraknya mencapai puluhan kilometer.

Google Earth

Dalam penelitian yang terbit di Journal of Archaeological Science, tim peneliti memeriksa peta daerah berdirinya Angkor Wat menggunakan aplikasi Google Earth. Mereka menemukan garis-garis yang terlihat seperti jaringan transportasi.

“Survei lapangan mengungkapkan bahwa garis-garis itu adalah serangkaian kanal yang terhubung dengan beberapa jalan dan sungai. Lalu mengarah dari tambang langsung ke Angkor,” ujar tim peneliti, Selasa, 16 Oktober 2012.

Jalan dan kanal, beberapa di antaranya masih berfungsi menahan air, dan masyarakat menggunakannya untuk memindahkan balok-balok batu selama abad ke-9 sampai ke-13. Total jarak tempuh dari lokasi pengambilan batu sampai ke Angkor sekitar 37 kilometer.

“Kami masih belum tahu apakah balok batu melewati lewat kanal menggunakan rakit atau dengan cara lain,” ujar para arkeolog.

Para ahli sebelumnya berteori, balok-balok batu itu mengapung menyusuri kanal ke Danau Tonle Sap. Lantas, menuju hulu Sungai Siem Reap, dengan jarak 90 kilometer.

Jaringan kanal yang baru ditemukan via Google Earth itu diperkirakan dibangun oleh ribuan pekerja pada zaman Kerajaan Khmer selama berbulan-bulan. Kanal itulah yang mempermudah pembangunan Angkor Wat, candi Hindu yang proses pembuatannya berlangsung selama tiga abad.

“Kanal-kanal ini adalah bagian dari jaringan waduk dan karya hidrolik rumit yang dirancang para insinyur Khmer. Karya mereka selalu mengilhami dan mengundang kekaguman,” ujar para peneliti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *