Review Film Love and Monsters (2020)

oleh -357 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Hi cinelovers! Selamat berakhir pekan, ya! Seperti biasa, aku akan mengulas lagi sebuah sinema. Judulnya Love and Monsters, yang tayang di Netflix. (cva)

Penasaran? Kuy, langsung simak dibawah ini!

Pada April 2021 ini, layanan streaming Netflix kembali merilis film orisinal terbaru mereka, yaitu Love and Monsters. Film garapan Michael Matthews ini pun sebenarnya sudah tayang di beberapa bioskop. Namun, film tersebut baru tersedia secara global di layanan streaming Netflix mulai 14 April 2021.

Sinopsis

Sinopsis Love and Monsters, mengisahkan Joel Dawson (Dylan O’Brien) yang telah hidup di bungker selama tujuh tahun. Hal itu terjadi karena dunianya telah diambil alih oleh monster. Merasa nggak berguna di bungker tersebut, Joel pun berniat untuk menemui mantan kekasihnya yang tinggal di bungker lain.

Namun, kondisi itu makin sulit mengetahui fakta bahwa Joel harus berjalan selama tujuh hari di dunia penuh monster mengerikan. Apalagi, Joel dikenal sebagai cowok yang penakut dan belum pernah membunuh monster sama sekali. Joel yang pergi seorang diri pun harus memberanikan diri dan mencoba bertahan hidup agar bisa bertemu dengan kekasihnya lagi.

Film Survival Menyenangkan yang Klise

Aimee and Joel

Konflik utama dari Love and Monsters berawal ketika zat kimia dari roket tersebar ke seluruh dunia. Zat itu menjadi penyebab berubahnya hewan berdarah dingin bermutasi menjadi monster raksasa yang mengerikan. Di momen tersebut, Joel Dawson dan Aimee (Jessica Henwick) terpaksa harus berpisah demi menyelamatkan kedua orang tua mereka. Namun, sebelum berpisah, Joel sempat berjanji untuk menemui Aimee lagi.

Tujuh tahun kemudian, Joel pun hidup di sebuah bungker yang berbeda dengan Aimee. Meski sering berkomunikasi dengan Aimee, kehidupan Joel di bungker tersebut terkesan biasa saja. Apalagi, sejumlah orang yang ada di bungker Joel tersebut telah hidup berpasangan sehingga membuat sang cowok menjomblo di bungkernya.

Hasilnya, Joel pun mempertaruhkan nyawanya untuk pergi ke bungker Aimee. Tujuannya, agar ia bisa menghabiskan hidupnya dengan orang yang dia cintai supaya lebih berguna. Setelah itu, Joel pun pergi seorang diri ke dunia yang penuh monster untuk menemui cinta sejatinya.

Kepribadiannya yang penakut pun membuat Joel beberapa kali nyaris menjadi santapan lezat para monster mengerikan. Beruntungnya, dia bertemu dengan beberapa orang lain yang kemudian membantunya untuk belajar bertahan hidup di dunia yang penuh monster. Namun, perjalanan Joel untuk bertemu Aimee masih sangat panjang dan penuh tantangan yang berbahaya.

Secara garis besar film ini masih sangat mampu membuat kalian terhibur. Terutama buat kalian yang suka tontonan bertema pascakiamat yang menyenangkan seperti Zombieland (2009). Kalian pun nggak perlu mikir keras buat bisa menikmati perjalanan bertahan hidup Joel di Love and Monsters.

Keberadaan Karakter Pendukung yang Menghibur

Fokus utama dari film Love and Monsters memang terletak pada sosok Joel Dawson yang menjadi tokoh utamanya. Dylan O’Brien pun terbilang sangat sukses memerankan sosok Joel yang penuh tingkah menghibur dalam film ini. Soalnya, O’Brien berhasil menggambarkan bagaimana lugu dan kikuknya Joel yang harus menyesuaikan diri di dunia penuh monster. Apalagi setelah tujuh tahun berdiam diri di dalam bungker.

Minnow and Clyde

Namun, momen menghibur tersebut juga berhasil hadir lewat sejumlah karakter pendukung yang hanya muncul sesaat di film ini. Mereka memberikan kesan tersendiri karena kepribadiannya yang unik. Mulai dari Boys, si anjing pemberani nan misterius hingga duet badass Clyde (Michael Rooker) dan Minnow (Ariana Greenblatt), yang mengajari Joel buat bertahan hidup melawan para monster.

Aimee serta koloninya yang muncul di babak akhir filmnya juga punya kesan tersendiri, baik bagi penonton ataupun perjalanan hidup Joel. Bahkan, robot AI bernama Mav1s yang hanya muncul sekitar 10 menit mampu memainkan emosi kalian, mulai dari senang hingga sedih. Love and Monsters sukses dalam memaksimalkan penokohan dari tiap karakternya, termasuk tokoh sampingan sekalipun.

Efek Visual Monster yang Mengerikan

Selain penokohan dari karakternya, daya tarik lain dari film ini terletak pada efek visualnya. Love and Monsters pun cukup sukses menciptakan dunia pascakiamat terbengkalai yang tampak sangat nyata. Nggak cuma itu, efek visual yang digunakan terhadap monster pun cukup realistis. Film ini bakal sukses bikin kalian membayangkan betapa mengerikannya jika terjadi di dunia nyata.

Efek visual memang menjadi keunggulan dari Love and Monsters. Bahkan menjadi salah satu aspek yang paling dipuji oleh kritikus tentang filmnya. Bahkan, berkat hal tersebut, Love and Monsters masuk ke nominasi “Efek Visual Terbaik” di ajang Oscar 2021. Ia pun bersaing dengan beberapa film ternama Hollywood lainnya. Seperti Mulan (2020) dan juga Tenet (2020) untuk bisa memenangkan kategori tersebut.

Kesimpulan

Love and Monsters memang mengisahkan kebucinan Joel yang ingin bertemu mantan pacarnya di dunia pascakiamat yang penuh monster. Namun, sebenarnya ada pesan tersendiri dari perjalanan bertahan hidup Joel tersebut, yaitu berani keluar dari zona nyaman. Yap, secara enggak langsung film ini memang mengajak kita untuk mau mencoba hal baru dan berani keluar dari zona nyaman.

Hal ini bisa dilihat dari Joel yang sebenarnya punya sikap sangat penakut. Tapi, memberanikan diri untuk keluar dari zona nyamannya demi bisa bertemu dengan Aimee. Dalam perjalanannya tersebut, Joel pun mendapat banyak pelajaran hidup yang nggak mungkin diraihnya jika hanya berdiam diri di bungker.

Jadi, kisah yang ada dalam Love and Monsters ngggak hanya sekadar menghibur saja, tetapi juga penuh dengan pelajaran.

***

Secara garis besar, Love and Monsters cocok buat kalian yang suka tontonan bertema survival yang menghibur dan ringan. Film ini pun sangat cocok buat kalian tontom bersama keluarga di akhir pekan.

Akhir kata, happy weekend guys!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.