Segway Rilis Motor Hybrid Listrik-Hidrogen, Nggak Perlu Isi Bensin atau Dicas!

oleh -75 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Segway terkenal sebagai produsen alat angkut pribadi yang unik. Di bawah perusahaan induk baru Ninebot, Segway memperluas rangkaian produknya.  (cva)

Setelah sepeda listrik dan go-kart, kini Segway ikut menggarap kendaraan ramah lingkungan dalam bentuk sepeda motor. Bukan sekadar motor listrik, motor buatan Segway ini bakal mengusung tenaga hidrogen, yang akan meluncur pada 2023 mendatang.

Segway Apex H2. Ia merupakan pengembangan dari Apex yang pernah dikenalkan pada 2019 dan melantai di Consumer Electronics Show (CES) 2020 Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat.

Tampilan

Apex H2, motor hidrogen Segway ini tampil futuristik. Tampilannya seperti motor-motor dalam film fiksi ilmiah. Apex H2 hadir sebagai motor ramah lingkungan apik yang memiliki windshield minimalis, lampu depan ramping dan roda besar yang tampak melayang berkat pengaturan lengan ayun ganda.

Apex H2 masih mengadopsi konsep yang sama, yakni Superbike. Secara keseluruhan memiliki desain agresif dan tegas. Tampangnya pun sporty dengan usungan full fairing. Belakangnya lebih minimalis untuk memberikan kesan kendaraan masa depan. Dan tentu saja kedua pencahayaannya sudah berteknologi LED.

Terdapat di tiap sisi fairing, ujung subframe dan bibir roda. Sementara peleknya tertutup rapi oleh cover berwarna hitam. Tak terlihat bagaimana sistem pengereman bekerja. Wajar, karena gambar yang tersiar masih berstatus prototipe sehingga belum terungkap secara gamblang.

Ia didukung penggunaan suspensi abnormal. Tidak seperti motor pada umumnya, ia justru mengandalkan lengan ayun satu sisi untuk menopang kedua roda. Sistem itu mirip dengan Rotationally Advanced Design Development (RADD) yang pernah digunakan untuk kuda besi pada purwarupa Yamaha GTS 1000 dan Morpho Concept.

Yamaha GTS 1000
Yamaha Morpho Concept

Performa

Sepeda motor listrik dan hidrogen pertama ini mampu menghasilkan performa luar biasa, dan konsumsi bahan bakar sangat rendah. Kekuatan maksimumnya dapat mencapai 60 Kw (80 Hp) dan dapat berakselerasi dari 0 hingga 100 kpj hanya dalam 4 detik.

Boleh dibilang tenaganya hampir sebanding dengan motor balap. Namun kecepatan maksimum yang dicapai kabarnya hanya 150 kpj. Spesifikasi keseluruhan memang belum terungkap sepenuhnya, tetapi pabrikan kalau Apex H2 dapat membakar satu gram hidrogen per kilometer.

Sorotan penting lainnya termasuk bodywork yang ramping dan kompartemen akses yang mudah, yang menyimpan wadah bahan bakar hidrogen. Wadah hidrogen itu bisa ditukar dengan yang sudah terisi penuh jika habis. Konsepnya seperti menukar baterai kosong dengan baterai baru yang sudah terisi penuh.

Didukung oleh “mesin” hibrida yang menggunakan energi listrik dan hidrogen untuk memberi daya pada Apex H2. Selain baterai yang ada pada umumnya kendaraan ‘setrum’, dirinya juga dibekali tabung zat cair. Tentu dengan tingkat kepraktisan yang sama, bisa ditukar. Dan tetap mengandalkan stasiun pengisian ulang.

Latar belakang inovasi ini dilakukan mengingat kurangnya infrastruktur stasiun pengisian daya listrik. Di beberapa negara bahkan sampai sekarang belum sepenuhnya memadai. Dengan mengandalkan sumber energi ganda, mungkin menjadi keuntungan tersendiri. Jika perusahaan dapat mewujudkan teori di balik Apex H2 menjadi praktik, itu bisa menjadi platform yang sangat menarik.

Harga

Meski tampak seperti sebuah motor konsep, kabarnya motor tersebut dijadwalkan untuk diluncurkan pada 2023. Segway bahkan mencantumkan harga mulai dari 69.999 yuan atau setara dengan Rp 156 jutaan.

Teknologi hibridnya telah menimbulkan begitu banyak minat sejak pertama dirilis, sehingga orang-orang berjuang untuk mendapatkan satu unit kendaraan ini.

Dari 1 April 2021 hingga 30 April 2021, perusahaan secara resmi membuka pemesanan untuk Segway Apex H2. Rencana produksi massal roda dua ini tidak hanya untuk membantu negara mencapai tujuan “otonomi dari batubara“, tapi juga untuk mengeksplorasi aplikasi energi bersih yang baru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *