Selkie, Makhluk Setengah Anjing Laut

oleh -515 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Kalau biasanya kita mengenal makhluk setengah ikan. Seperti mermaid atau putri duyung, lalu pernahkan kalian mendengar tentang Selkie? Nd

Legenda Selkie

Mermaid dan putri duyung sudah sangat terkenal sebagai makhluk cantik yang memiliki ekor ikan. Namun makhluk cantik legenda dari laut bukan hanya mereka. Salah satu makhluk lainnya bernama Selkie.

Selkies juga terkenal dengan nama silkies, sylkies atau selchies. Mahkluk itu adalah makhluk mitologi yang dapat kamu temukan Irlandia, Skotlandia, dan cerita rakyat Faroe. Kamu juga dapat menemukan legenda serupa dalam tradisi Islandia. Legenda ini sangat terkenal Northern Isles dari Skotlandia.

Selkies memiliki arti kata untuk hidup sebagai anjing laut di laut tetapi melepaskan kulit mereka untuk menjadi manusia di darat (Wikipedia).

Dalam legenda menyebutkan bahwa seorang selkies laki-laki memiliki wujud sebagai sosok yang sangat tampan dalam bentuk manusia. Mereka juga memiliki kekuatan khusus yang dapat mereka gunakan untuk menggoda manusia perempuan.

Para selkies pria biasa mencari orang-orang yang tidak puas dengan kehidupan mereka. Seperti misalnya para wanita yang sudah menikah dan sedang menunggu suami nelayan mereka.

Untuk memanggil selchies pria, seorang wanita manusia akan menitikan tujuh tetes air mata ke laut. Lalu bagaimana dengan selchies wanita, dapatkah mereka melakukan kontak dengan pria manusia?

Ya, tentu saja. Banyak cerita rakyat yang mengisahkan bagaimana para manusia laki-laki akan mencuri kulit anjing laut seorang selchies wanita.

Para pria akan mencuri kulit selchies dan membawa selkies wanita tersebut untuk mereka jadikan istri.

Selkie perempuan adalah seorang istri yang baik. Namun karena rumah mereka yang sebenarnya adalah laut, mereka akan sering terlihat menatap penuh kerinduan di lautan.

Jika dia menemukan kulitnya dia akan segera kembali ke rumah yang sebenarnya, dan kadang kembali ke suami selkienya, di laut. Dan para selkies wanita yang telah kembali ke laut sangat jarang kembali ke darat untuk melihat keturunan manusia mereka. Bahkan kebanyakan dari mereka tidak akan kembali ke daratan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *