Trust Issue, Gejala, Dampak, dan Solusinya

oleh -128 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Halo! How was your day, sobat Zetizen? Di kesempatan kali ini, aku mau bahas mengenai trust issue dan kenapa hal itu bisa ganggu hubungan romantis kamu. (cva)

Cuss, langsung simak di bawah ini!

Arti

Oke, jadi sebelumnya, apa sih trust issue itu? Apakah dia orang ketiga, atau restu orang tua? Kok sampe bisa ganggu hubungan kamu sama doi?

Singkatnya, trust issue itu sulit menaruh kepercayaan sama orang. Biasanya, orang yang punya trust issue cenderung punya pikiran negatif sama orang sekitarnya alias curigaan.

Entah karena pengalaman buruk atau apa yang mereka alami di masa lalu. Sampe ngerasa lebih baik untuk membangun dinding di dalam diri mereka supaya nggak gampang tersakiti oleh orang-orang sekitar.

Nah, di sini aku akan coba mengulik kenapa trust issue gak baik buat kamu dalam menjalin hubungan. Yuk, coba kenali dulu, apakah tanda-tanda di bawah dimiliki sama pacar kamu atau pas baca, kamu malah berasa ngaca?

1. Menutup Diri

Kalau kamu lebih milih buat diam pas doi tanyain masalah atau apa yang lagi kamu lalui, ada kemungkinan kamu belum siap untuk terbuka sama doi.

Ada kemungkinan kamu mikir kepercayaan itu sesuatu yang berbahaya, jadi kamu mikir kalo dengan membuka diri berarti ada bagian dari diri kamu yang doi simpan. Dan hal itu bisa jadi titik lemah buat doi nyakitin kamu.

2. Emotionally Unavailable

Menurut Carole Landis, seorang terapis hubungan, ketersediaan emosional itu mengacu pada kemampuan kamu untuk berbagi perasaan dengan orang lain, alias “terhubung”. Untuk sampai di tahap itu, kamu harus bisa identifikasi emosimu sendiri dulu baru kamu bisa memahami perasaan orang lain.

Jadi, misalnya kamu atau doi lebih banyak menginvestasikan diri dalam tugas-tugas yang berkaitan dengan pekerjaan, sekolah, atau kegiatan lainnya.

Kemungkinan doi merasa lebih mudah untuk “menyibukkan diri” daripada “terhubung secara emosi”, karena dengan terhubung secara emosi berarti kamu membiarkan orang lain untuk mencoba mengenali diri kamu.

3. Maju Kena, Mundur Kena

Rasanya serba salah ngelakuin apapun di mata dia. Mau ke angkringan sama anu, chat sama ani, sampe ikut nge-ronda sama Pak RT pun salah.

Kalo udah mulai berpikir yang nggak logis atau menurutmu berlebihan, bisa aja kamu atau pasanganmu itu overthinking. Karena dia punya trust issue sama kamu, jadinya macam-macam pikiran yang terkait tindakan kamu bisa aja jadi alesannya buat mempertanyakan hal itu.

Hal ini bisa berujung jadi dia lebih posesif, cemburuan, atau nggak jarang menuntut bukti kalo kamu bener ngelakuin sesuatu sesuai dengan yang kamu bilang ke dia. Karena ini juga, kalian bakal lebih rentan untuk berantem.

Dampak trust issue dalam hubungan

1. Hubunganmu gak sehat

Besar kemungkinannya hubungan kalian nggak bakal berkembang atau maju ke tahap selanjutnya. Karena pada dasarnya setiap hubungan yang kuat itu berdasar pada rasa percaya.

Di mana ketika ada masalah, kalian bisa sama-sama terbuka dan saling berkomunikasi, sehingga kalian pun bisa cari solusi bersama dengan adanya toleransi dan kompromi.

Tapi, kalau hubunganmu penuh kecurigaan dan membuat salah satunya takut untuk terbuka, gimana kalian mau menjalani hubungan yang sehat?

2. Kesepian

Kalau kamu nggak bisa terbuka sama pasanganmu, kamu bisa ngerasa kesepian, lho. Kok bisa kesepian? Karena, kamu memendam semuanya sendirian. Pasanganmu mungkin ada secara fisik, tapi secara emosional kalian nggak “terhubung”.

Akibatnya, itu semua numpuk di dalam diri kamu dan kamu jadi ngerasa kalo nggak ada temen cerita atau bahkan untuk berbagi perasaan aja sama apa yang lagi bikin kamu bete. Bahkan, bisa aja ketika emosimu lagi nggak stabil, perasaan itu keluar pada waktu atau orang yang salah.

Apa yang harus aku lakukan?

Trust issue dalam hubungan bisa menyebar cepat kayak api. Dari percikan api keraguan yang kalo dipantik terus jadi makin besar dan apinya bisa menjalar kemana-mana. Nah, kamu gak mau ‘kan api kecil itu membesar sampai bisa aja ngebakar kamu?

Nah, cara terbaik untuk mencegah kebakaran (ketidakpercayaan) itu adalah dengan mencari sumber asapnya dan cari solusi supaya nggak kejadian lagi alias secara proaktif membangun kepercayaan sama si dia.

1. Menjelaskan batas-batas dalam diri

Ketahui kalau kalian menjalani hubungan itu berdua. Jadi, apa yang kamu inginkan dan yang doi inginkan itu sama pentingnya.

Kasih tau apa yang meresahkan kamu, apa yang jadi kekhawatiran kamu, apa yang kamu harapkan nggak dilakukan dalam hubunganmu supaya ke depannya bisa meminimalisir adanya batas-batas yang dilanggar.

2. Mencoba memahami akar permasalahan

Mungkin secara sadar atau nggak sadar, kamu memiliki luka masa lalu yang belum sembuh. Apa yang membuatmu seperti itu dilihat dari pengalaman yang lalu, masa kecil kamu, dan hal lain yang kamu kubur dalam-dalam.

Nah, untuk menemukan solusi, kamu harus bisa melihat sumber masalahnya. Kamu  harus mampu menerima perasaan sakit hati tersebut terlebih dahulu sebelum mencoba untuk berdamai dengan dirimu agar luka bisa sembuh.

3. Mengubah sudut pandang

Pahami kalau kalian berdua sama-sama belajar dalam menjalani hubungan ini, jadi jangan membebani satu sama lain dengan ekspektasi yang berlebihan.

Ubah cara pandangmu mengenai hal-hal terkait sikap atau kekurangan pasanganmu, sehingga kenyataan itu sendiri gak begitu menyakitkan.

Pada akhirnya, kepercayaan harus terus dikembangkan dan dipupuk selama hubungan berlangsung, bukan hanya saat kepercayaan itu rusak.

Aku nggak tau apa yang kalian alami saat ini, mungkin kalian ada yang lagi capek dicurigain terus sama pacar, capek ngasih penjelasan babibu, atau justru sebaliknya.

Dan pasti rasanya sepi banget ‘kan untuk gak terbuka sama  pasangan kita, gebetan, atau siapapun untuk tahu kalo kita sebenarnya lagi butuh mereka.

Kalau kamu udah lama mengalami trust issue dalam menjalin hubungan dan kamu ngerasa sulit untuk menyelesaikannya sendirian, mungkin kamu bisa minta bantuan ke orang-orang terdekatmu atau bantuan profesional. Semangat, ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.