,

Inilah 10 Sneakers Legendaris Dunia, Kamu Punya? (part 1)

oleh -104 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Walaupun terkesan sangat dekat dengan generasi milenial, sneakers atau sepatu olahraga sebenarnya memiliki sejarah panjang yang dimulai pada abad ke-18 lho! (az)

Pada masa itu, sepatu olahraga dikenal dengan nama plimsolls di Inggris. Berbeda dari sepatu modern, plimsolls tidak memiliki sisi kanan ataupun kiri.

Lalu, pada tahun 1892, US Rubber Company menciptakan sneakers yang lebih nyaman dengan bahan karet dan kanvas yang disebut keds. Sepatu tersebut juga disebut sneakers karena tidak berisik saat digunakan untuk berjalan sehingga pemakainya bisa mengendap-endap di belakang seseorang (sneaking).

Namun, baru pada era ‘50-an sneakers mulai dilirik sebagai bagian dari mode. Kini, sneakers tidak hanya berfungsi sebagai sepatu olahraga, tetapi juga budaya dan simbol modernisasi.

Nah, dari semua sneakers yang pernah ada, terdapat 10 sneakers paling legendaris sepanjang masa. Apa aja sih?

1. NIKE AIR JORDAN 1

Nike Air Jordan (1985)

Pada tahun 1984 label Nike belum sepopuler label sepatu olahraga lainnya, seperti Converse dan Adidas, dalam ranah sepatu basket.

Namun, Nike tak mau kalah pamor dan memilih Michael Jordan untuk diajak bekerja sama.

Pada masa itu, Jordan masih dianggap pemain baru di National Basketball Association (NBA) dan bermain untuk tim Chicago Bulls.

Namun, Nike berani mengontraknya dengan bayaran sebesar 2,5 juta dollar AS atau Rp 32 miliar untuk bermain basket dengan mengenakan sepatu Air Jordan 1.

Keputusan Nike yang dianggap prematur tersebut ternyata berbuah hasil yang luar biasa. Dalam sebuah pertandingan melawan tim Celtics, Jordan mengumpulkan 63 poin seorang diri.

Nah, pencapaian luar biasa ini meletakkan Jordan dan Nike di mata dunia.

Jordan pun resmi menandatangani kontrak bersama Nike. Dia mulai menggunakan sepatu Air Jordan 1 setiap bermain basket di lapangan.

Kemudian, timbul masalah baru yaitu sepatu tersebut berwarna merah dan hitam dengan logo bola basket dan sayap.

Sebab, anggota tim Chicago Bulls lainnya mengenakan sepatu hitam total. Alhasil, Nike harus membayar denda sebesar 5.000 dollar AS atau sekitar Rp 65 juta setiap kali Jordan menggunakan sepatu Air Jordan 1 di lapangan.

Memanfaatkan kejadian ini, Nike justru membuat iklan yang mempromosikan Air Jordan 1 sebagai “sepatu terlarang”. Iklan tersebut membuat penjualan perdana Nike Air Jordan 1 ini laris manis.

2. ADIDAS STAN SMITH

Adidas Stan Smith (1963)

Stan Smith pertama kali diluncurkan pada tahun 1963. Sepatu tersebut dibuat oleh Holest Dassler, putra dari pendiri Adidas, Adolf “Adi” Dassler.

Awalnya, sepatu Stan Smith ini diciptakan untuk para pemain tenis sehingga Adidas pun menggandeng petenis bernama Robbert Haillet dan hingga tahun 1965, sepatu ini dikenal dengan nama sneakers Robbert Haillet.

Namun, Robbert Haillet pensiun dari olahraga tenis. Adidas pun harus bergegas untuk mencari penggantinya. Lalu, mereka melirik Stan Smith yang dianggap sebagai atlet paling menjanjikan pada masa itu.

Baca juga: Inilah 10 Sneakers Legendaris Dunia, Kamu Punya? (part 2)

Akhirnya, sepatu ini diluncurkan kembali pada tahun 1971 dengan nama Stan Smith dan dibungkus dengan penampilan baru, yaitu warna putih dengan bahan kulit yang melingkupi bagian atas hingga tali sepatu.

Menariknya, Stan Smith juga menuliskan namanya di bagian lidah sepatu sebagai identitas. Pada tahun 1990, Adidas Stan Smith memperbarui dirinya kembali. Tidak lagi menggunakan tali, sepatu tersebut dilengkapi dengan strap yang lebih praktis.

3. CONVERSE ALL STAR

Converse All Star (1917)

Dikenal sebagai sneakers tertua yang masih dijual hingga sekarang, Chuck Taylor All Stars kali pertama diluncurkan pada tahun 1917.

Pada awalnya, sepatu ini dikhususkan untuk para pemain basket dan dirancang dalam warna coklat dengan aksen garis berwarna hitam.

Sepatu yang bersol karet tebal dan desain yang tinggi hingga menutupi mata kaki ini juga menjadi sepatu pertama yang diproduksi secara massal untuk para pemain basket di Amerika Utara pada tahun 1920. Bahan yang digunakan pada saat itu adalah kanvas dan kulit.

Tragisnya, penjualan perdana sepatu ini tidak begitu laku hingga kehadiran Charles “Chuck” H Taylor. Taylor yang merupakan fans dari sepatu tersebut bekerja di divisi penjualan Converse.

Singkat cerita, dedikasi Taylor membuatnya bisa menjadi pemain dan pelatih untuk tim basket Converse All Stars. Sambil dia mengajar, Taylor juga selalu mempromosikan sepatu All Stars.

Berkat keberhasilan Taylor dalam mempromosikan sepatu tersebut, dia pun mendapat sebuah penghargaan, yaitu penulisan namanya dituliskan pada logo Converse sejak tahun 1932.

Secara desain, Chuck Taylor All Stars berwarna putih pertama kali diluncurkan pada tahun 1936, kemudian disusul dengan warna merah dan biru. Baru pada tahun 1949, setelah PD II, Converse Chuck Taylor All Stars Classic diluncurkan dengan nuansa hitam dan putih yang kini menjadi sangat ikonis.

Walaupun Converse mendominasi 80 persen pangsa pasar sepatu, tetapi munculnya berbagai kompetitor, seperti Nike dan Adidas, menggerus popularitas label ini. Lalu, pada tahun 2011, Converse dibeli oleh rivalnya Nike.

Kini, Chuck Taylor All Stars tidak hanya digunakan oleh pemain basket, tetapi juga oleh musisi dan banyak anak muda di seluruh dunia.

4. REEBOK PUMP

Reebok Pump (1989)

Pump adalah salah satu sepatu basket yang paling populer sepanjang masa. Kepopuleran ini tidak bisa dipisahkan dari teknologi Pump yang dianggap dapat mempermudah para pemain basket untuk melompat ketika digembungkan.

Ketika pertama kali diluncurkan pada 24 November 1989, Pump ditujukan untuk tenis dan dikenakan oleh para pemain tenis dunia, termasuk Michael Chang.

Reebok bahkan pernah menjadikan Chang sebagai model untuk iklan Pump yang pada saat itu dikenal dengan nama Court Victory.

Pump baru dianggap sebagai sepatu basket ketika digunakan oleh Dee Brown dari tim Boston Celtics dalam sebuah kontes slam dunk pada tahun 1991. Sebagai pemain baru dengan tinggi badan sekitar 185,9 sentimeter yang dalam dunia basket tergolong pendek, Brown diremehkan oleh hampir semua orang.

Namun, Brown membuktikan kemampuannya dalam bermain basket dan memperagakan teknik ikonisnya “The ‘No Look’ Dunk” yang menyapu lawan. Begitu tingginya Brown melompat, pemain tersebut bahkan dikira terbang.

Tidak heran, setelah pertandingan tersebut ditayangkan, penjualan Pump meningkat drastis.

Pump juga melakukan berbagai kolaborasi dengan beragam acara di televisi dan film. Namun, yang paling diingat oleh para fans hiphop adalah ketika sepatu ini muncul dalam film Tupac yang berjudul Juice dan Above the Rim.

5. PUMA SUEDE

Puma Suede (1968)

Suede kali pertama diluncurkan pada tahun 1968 dan membuat gebrakan baru dengan penggunaan bahan suede pada saat industri sneakers didominasi oleh kanvas dan kulit.

Pada tahun yang sama, Tommy Smith dan John Carlos menjadi pemenang medali emas dan perak untuk maraton 200 meter dalam Olimpiade 1968.

Lalu, kala lagu kebangsaan Amerika Serikat dilantunkan, keduanya melepaskan sepatu mereka dan mengangkat tinju ke udara untuk mengangkat masalah diskriminasi yang masih dihadapi oleh masyarakat kulit hitam AS kepada dunia.

Momen tersebut menjadi halaman depan semua surat kabar di dunia dan dikenal dengan nama “The 1968 Olympic Black Power Salute”.

Pada tahun 1973, pemain basket legendaris Walt “Clyde” Frazier menjadi duta besar sepatu ini. Dia meminta Puma untuk membuatkannya sepasang Suede yang lebih ringan dan lebar.

Hal ini pun disanggupi oleh label sepatu tersebut dan lahirlah Clyde, salah satu variasi dari Suede, sepatu pertama dalam sejarah yang juga diberi nama mengikuti seorang atlet.

Kejayaan Suede pun berlanjut dan sepatu ini menjadi salah satu simbol gaya hiphop pada era ‘80-an dan hingga kini, Suede tidak bisa dipisahkan dari budaya B-Boy.

Source: https://vik.kompas.com/sneakers/

Baca part 2 nya disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.