Asal Mula Mitologi Yunani (Part 2)

oleh -419 views
Asal Mula Mitologi Yunani

ZETIZEN RADAR CIREBON – Eits, kita bertemu lagi, guys! Masih sama seperti sebelumnya, kita bakalan membahas lanjutan asal mula mitologi Yunani. Oh iya! Yang belum baca part 1 mending baca dulu, deh. Supaya nyambung sama artikel kali ini, oke?

Kalau di artikel sebelumnya kita membahas tentang The Primordials dan The Titans, kali ini kita bakalan membahas generasi ketiga nya. Yaps, betul! The Olympians, dimana dewa-dewi yang memimpin dunia. Penasaran kan, guys? Ayo deh kita bahas sama-sama! (rsn)

The Olympians

1. Kelahiran dan Awal Pemberontakan

Kronos menikahi Rhea dan melahirkan keturunan yang disebut The Olympians. Tetapi, Kronos merasa gelisah saat teringat ucapan Uranus, kalau salah satu dari anak-anaknya akan menggulingkan dirinya. Rhea melahirkan enam The Olympians generasi pertama yaitu Hestia (Dewi perapian), Demeter (Dewi pertanian), Hera (Dewi pernikahan), Hades (Dewa dunia bawah), Poseidon (Dewa laut), dan Zeus (Dewa langit).

Rhea melahirkan anak-anaknya satu persatu, tetapi setelah lahir Kronos langsung memakannya untuk menghindari apa yang di ramalkan oleh Uranus. Sebagai seorang ibu, Rhea marah dengan perbuatan suaminya. Saat dia melahirkan Zeus, dia menukarnya dengan sebongkah batu dan memberikannya kepada Kronos yang langsung melahapnya tanpa pikir panjang. Kemudian, Rhea mengirim Zeus ke Pulau Crete, disana dia dibesarkan oleh seorang Nymph dan dilatih sampai waktu dia akan memberontak kepada ayahnya.

Semakin lama, Zeus semakin kuat dan cerdas. Untuk memudahkannya melawan Kronos, Zeus membuat ramuan dan menyamar menjadi pelayan di kerajaan Ayahnya di Gunung Orthys. Saat Kronos meminum ramuan yang dicampur dengan nektar (minuman para dewa), dia langsung memuntahkan anak-anaknya. Dan karena mereka adalah makhluk immortal, mereka tumbuh dewasa di perut Kronos. Bersama saudara-saudarinya, Zeus membuang Kronos ke Tartarus.

2. Perang Titanomakhia

Selepas mereka membuang Kronos, mereka tetap berperang melawan The Titans yang lainnya. Perang berlangsung selama sepuluh tahun tanpa ada pihak yang menang, perang ini biasa disebut dengan Perang Titanomakhia. Akhirnya, Zeus pergi ke Tartarus untuk membebaskan para Cyclops dan Hekatonkheires.

Para Cyclops memberinya hadiah sebuah senjata yang bisa mengeluarkan guntur, yaitu Petir Asali. Sedangkan Hekatonkheires ikut berperang dengan cara melempari The Titans dengan batu. Akhirnya, The Olympians memenangkan perang, lalu Zeus memenjarakan Titan lainnya di Tartarus. Sedangkan Atlas dihukum untuk menopang langit di bahunya.

Setelah melihat kejatuhan anak-anaknya, Gaea menciptakan satu monster terakhir yaitu Typhon yang merupakan Ayah dari semua monster. The Olympians takut kepada Typhon, tetapi Zeus terus menyerangnya dengan Petir. Namun, Typhon mencuri otot Zeus, lalu Hermes (Dewa pencuri) berhasil mencuri kembali otot Zeus. Saat itu, hanya Hermes dan Athena (Dewi kebijaksanaan dan perang) yang membantunya melawan Typhon.

3. Kejayaan Olympus

Saat Zeus sudah kembali pulih, dia justru semakin kuat dan akhirnya dia berhasil mengalahkan Typhon. Nah, karena musuh-musuh nya sudah dikalahkan, Zeus menjadi raja para dewa dan menikahi Hera sebagai ratunya. Ini adalah masa-masa kejayaan Olympus, lalu lahirlah Ares (Dewa perang) dan Hephaestus (Dewa api dan pandai besi). Lalu disusul dengan kelahiran Apollo (Dewa matahari dan musik) dan Artemis (Dewi bulan dan perburuan) dari hasil hubungan Zeus dengan Leto.

Baca juga : Asal Mula Mitologi Yunani (Part 1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.