Berikut Ini Adalah Perbedaan Antara SSD dan HDD

oleh -293 views
Perbedaan SSD dan HDD

ZETIZEN RADAR CIREBON – Tak hanya untuk bekerja, PC umumnya bisa digunakan untuk hal lain, salah satunya adalah bermain video game. Namun tak banyak orang mengetahui beberapa komponen krusial yang dibutuhkan untuk bisa menikmati hobi tersebut tanpa hambatan sama sekali. (mrg)

Memang, CPU, GPU, RAM adalah tiga komponen yang umumnya sangat penting agar permainanmu lancar tanpa hambatan. Namun terdapat komponen krusial lain yang perlu diperhatikan, salah satunya adalah media penyimpanan atau storage.

Storage di PC umumnya terbagi atas dua jenis: Solid State Drive atau SSD dan Hard Disk Drive atau HDD. Keduanya miliki fungsi yang sama yakni menyimpan file, OS, hingga video game. Namun bagi mereka yang awam, mereka hanya bisa membedakannya dari kecepatannya saja agar gaming lebih lancar atau loading lebih cepat.

Di artikel kali ini kami akan jelaskan apa perbedaan keduanya dengan penjelasan simple dan saran kami untuk menggunakan salah satunya untuk kebutuhan bermain game.

Pengertian SSD dan HDD

Solid State Drive atau SSD merupakan perangkat penyimpanan data menggunakan microchip. Ia miliki kecepatan fantastis karena tak perlu memutar disk atau piringan untuk menulis/write dan membaca/read data. Simplenya, SSD miliki sistem yang sama persis dengan USB flash drive atau mungkin kamu lebih suka menyebutnya dengan flash disk meskipun itu adalah penyebutan yang salah mengingat flash drive tak memiliki “disk”.

Sedangkan Hard Disk Drive atau HDD adalah perangkat penyimpanan data menggunakan disk magnetis. Benda ini akan berputar dan melakukan tulis data di atas piringan. Kecepatannya juga bervariasi, namun berbeda dengan SSD yang masih terasa cepat meskipun berbeda jenis, HDD akan terasa sangat lambat jika dibandingkan kecepatannya.


Jenis-Jenis SSD

Terdapat banyak sekali jenis SSD tergantung kebutuhan dan kecepatannya. Karena kami membahas SSD internal, maka kami akan menjelaskan jenis SSD internal saja, eksternal kurang lebih miliki jenis yang sama.

SSD terbagi atas lima jenis untuk saat ini: 2.5 inci, M.2 SATA, mSATA, PCIe, dan M.2 NVMe.

2.5 inci adalah yang cukup besar di antara yang lain yang mana umumnya masih menggunakan kabel SATA layaknya HDD untuk disambungkan ke motherboard, sementara M.2 SATA akan lebih kecil dan pipih dan akan dipasang di slot motherboard layaknya RAM (ada slotnya sendiri).

mSATA cukup mirip dengan M.2 SATA, namun bentuk chipnya agak melebar. PCIe SSD biasanya akan dipasang di slot di bawah slot GPU (PCIe) dan bentuknya lumayan besar tergantung heatsink yang diberikan oleh pabrik.

SSD terakhir adalah M.2 NVMe yang bentuknya kurang lebih sama seperti M.2 SATA, namun dengan teknologi yang lebih canggih. SSD jenis ini adalah salah satu yang paling cepat dari jajaran SSD yang ada.

Jenis-Jenis HDD

Berbeda pabrik dan merk, berbeda pula jenis HDD. Sama seperti SSD, kami hanya akan membahas versi internalnya saja karena kebanyakan versi eksternal tidak jauh berbeda.

Umumnya HDD dibagi atas kecepatan tertentu dengan yang paling tinggi adalah 7200rpm. Setiap jenis HDD juga berbeda tergantung berapa kecepatan data transfer yang didukung.

Baca juga : Tips Cara Mengatasi Laptop yang Lemot Dengan Mudah! (Part 1)


Hal yang Membedakan SSD dengan HDD

1. Memiliki Kecepatan yang Berbeda

Kecepatan tulis dan baca SSD akan jauh lebih cepat dibanding HDD. SSD 2.5 inci misalnya yang punya kecepatan baca 500MB/s dan tulis hingga 350MB/s. HDD tercepat saat ini miliki kecepatan baca 210MB/s dan tulis 208MB/s.

Perbedaan kecepatan ini bakal terasa saat menjalankan program atau video game. Biasanya loading game dan kecepatan load beberapa obyek dalam video game.

2. Fragmentasi yang Berbeda

Dalam penyimpanan, terdapat lokasi file yang terpecah dalam berbagai bagian/fragment. Bagian ini disebut sector. Jika pecahan tersebut rusak tidak karuan, maka penyimpanan akan mengalami bad sector yang tak hanya berbahaya bagi kesehatan file, namun juga perangkatnya. Dari menjadi lelet atau kondisi terburuknya tak bisa dibaca sama sekali oleh PC.

Cara agar tidak terjadi hal seperti itu adalah dengan melakukan defragment atau rapihkan sector datanya. HDD umumnya membutuhkan hal ini agar tidak lelet. Tapi SSD tidak membutuhkannya karena sistem penyimpanannya telah dirapihkan secara otomatis dalam chip.

Jadi, kalau kamu merasa HDD-mu lelet, mungkin kamu belum melakukan defrag. Caranya klik kanan drive tempat HDD-mu dipasang > properties > tools > optimize and defragment drive.

3. Harga

SSD dengan teknologi baru jelas lebih mahal dibanding HDD. Semakin cepat SSD dengan kapasitas yang semakin besar, maka harganya menjadi semakin mahal. Namun semuanya terbayarkan dengan beberapa fitur yang telah dijelaskan di atas.

Sumber : Gamebrott

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *