Kenapa Serigala Tidak Dijinakkan? Bisakah Ia Dijinakkan?

oleh -582 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Serigala terkenal sebagai salah satu hewan buas yang cukup ditakuti manusia. Selain terkenal buas, satwa ini juga memiliki beberapa kemiripan fisik dengan anjing, namun sifatnya lebih liar. (cva)

Kebalikan dari anjing yang bersahabat dan mudah untuk manusia latih, ia justru terkenal sebagai hewan buas dan bisa menyerang manusia. Akibatnya, dulu hewan ini banyak manusia buru agar tidak menjadi ancaman. Padahal, kasus hewan ini yang menyerang manusia tercatat sangat sedikit.

Bisakah Kita Jinakkan?

Para ahli menjelaskan jika hewan ini susah sekali untuk dijinakkan. Karena mayoritas kawanan hewan ini mempunyai kualitas hidup yang jauh lebih tinggi di alam liar. Manusia tentunya juga akan merasa kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup seekor serigala.

Melansir dari situs Saint Francis Wolf Sanctuary, hewan ini membutuhkan banyak ruang untuk berkeliaran, sebagai bentuk naluri alamiahnya. Hewan ini juga tidak bisa memakan sembarang makanan, karena sistem pencernaannya yang telah mengalami proses adaptasi selama ratusan ribu tahun.

Sebagai hewan karnivora, ia membutuhkan daging mentah untuk proses pertumbuhan dan pertahanan hidupnya. Pola ruang dan makanan yang berbeda jauh dengan anjing, menjadi alasan utama mengapa serigala tidak bisa kita jinakkan bahkan pelihara.

Naluri alamiah serigala dan anjing

Mengutip dari Seeker, para ahli mengatakan jika anjing dan serigala memiliki masa awal pertumbuhan yang berbeda jauh. Sehingga saat dewasa pun, naluri dan sifat kedua hewan ini berbeda. Anjing bisa menjadi sahabat manusia dan serigala tetap menjadi hewan liar.

Saat usia dua minggu, serigala masih buta, tuli serta berusaha mengenali lingkungan sekitarnya. Ketika sensor pendengaran dan penglihatannya mulai aktif dan memiliki kejutan sensorik, sehingga mereka cenderung merasa takut.

Berbeda dengan anjing, yang saat sensor pendengaran dan penglihatannya aktif, anjing cenderung menyukai dan berusaha mengeksplorasi kemampuannya ini. Anjing tidak memiliki kejutan sensorik sehingga tidak merasa takut dengan perubahan dalam dirinya.

Anak anjing saat berusia dua minggu tidak bisa bangun serta berjalan-jalan. Sedangkan anak serigala saat usia dua minggu, sudah bisa berjalan dengan kuat, menjelajah lingkungan sekitarnya, serta mulai memanjat bukit kecil.

Para peneliti mengungkapkan, jika manusia hanya membutuhkan waktu 90 menit interaksi untuk menghilangkan rasa takut dan menjadi lebih akrab dengan anak anjing. Interaksi ini bermula saat anak anjing berusia empat dan delapan minggu.

Sedangkan untuk anak serigala, manusia harus menjalin interaksi selama 24 jam penuh untuk menghilangkan sedikit rasa takut dan menjalin keakraban dengan hewan ini. Interaksi dengan anak serigala sudah bermula sejak usianya sebelum tiga minggu.

Serigala Tidak Dapat Kita Jinakkan Bukan karena Perbedaan Gen

Anjing menjadi hewan yang bisa dijinakkan, latih, pelihara, tapi berbeda dengan serigala. Perbandingan ini terjadi karena hewan ini merupakan nenek moyang anjing, sehingga punya genetik yang sama.

Dari sebuah penelitian, hasilnya menunjukkan kalau serigala yang tidak dapat manusia jinakkan bukan karena perbedaan gen. Menurut salah satu peneliti dari University of Massachusetts, Kathryn Lord, perbedaan antara anjing dan hewan ini adalah pada saat gen itu sendiri hidup.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.