Para Ilmuwan Muslim di Era Islamic Golden Age (part 1)

oleh -735 views
Islamic Golden Age (Zaman Keemasan Islam)
Islamic Golden Age (Zaman Keemasan Islam)

ZETIZEN RADAR CIREBON – Di artikel ini, gue mau cerita seru tentang Zaman Keemasan Peradaban Islam ketika seluruh ilmuwan dan cendekiawan paling brilian di muka bumi ini pada saat itu berkumpul dalam satu kekhalifahan Arab, Persia, dan Spanyol. (az)

Dari mulai gimana latar belakangnya, kenapa peradaban itu bisa menghasilkan begitu banyak perkembangan ilmu pengetahuan, tokoh siapa aja yang berperan di balik itu, faktor pendukung era itu terus berlanjut, sampai apa yang menjadi penyebab zaman keemasan peradaban Islam itu pada akhirnya hancur.

Dan gue harap artikel ini bisa jadi pemicu buat lo mencari tau lebih lanjut tentang dahsyatnya peradaban ini. Happy reading!

Sebetulnya di mana sih era keemasan Islam itu? Terus, mengacu ke bagian waktu mana dalam sejarah?

Sebelum kita lanjut bahasannya lebih dalem, ada baiknya kita harus tau dulu kapan sebetulnya Islamic Golden Age itu? Oke, jadi apa sih yang dimaksud sama Zaman Keemasan Islam itu? Jadi, ini adalah sebuah periode ketika Dunia Arab secara politis bersatu di bawah kekhalifahan. 

Pemetaan gabungan jazirah kerajaan khalifah dari ekspansi Muhammad, Rashidun, dan Ummayyad.

Pada era ini, khususnya di bawah pemerintahan Harun Al Rasyid dan Al Ma’mun, dunia Islam mengalami kemajuan ilmu pengetahuan, sains, dan budaya yang luar biasa pesat. Secara tradisional, periode ini punya rentang antara abad 8 Masehi hingga abad 13 Masehi.

Banyak ahli sejarah yang punya pendapat bahwa periode ini juga ditandain sama waktu berdirinya Bayt al Hikmah (750 — 1258) yang merupakan pusat studi, perpustakaan, sekaligus universitas terbesar di dunia pada saat itu.

Pada periode yang cukup panjang ini (sekitar 500 tahun), bisa dikatakan tidak ada peradaban lain di muka bumi yang bisa menandingi pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan di dunia Islam.

Zaman keemasan peradaban Islam mencapai puncaknya pada abad ke 8-13 Masehi, tepatnya di era Dinasti Umayyad dan Abbasiyah.

Perkembangan ilmu pengetahuan sebelum peradaban Islam

Sebelum era Islamic Golden Age, perkembangan ilmu pengetahuan bermula secara terpisah dari Yunani, India, dan Persia.

Era filsafat klasik Yunani dimulai abad 6 sebelum Masehi, yang menjadi titik fondasi filsafat dan perkembangan ilmu pengetahuan. Pada era inilah, konsep awal sebuah negara dibuat, hukum-hukum logika, deduksi, induksi, silogisme digagas, juga klasifikasi ilmu yang kita ketahui sekarang dirangkai. Dari mulai biologi, matematika, astronomi, ekonomi, politik, hukum, dan sebagainya.

Di era ini, lahir pula ilmuwan-ilmuwan hebat dalam sejarah, seperti Ibn Sina, Omar Khayyam, Al Khwarizmi, Al Kindi.

Sementara di India dan Persia, peradaban kuno di sana udah bikin penghitungan sampe 1012 yang ditulis pada Kitab Yajurveda. Pada 800 SM, seorang filsuf bernama Baudhyana, telah memikirkan konsep dasar teorema Pythagoras.

Dalam dunia astronomi, kitab Vedanga Jyotisa (abad 6-4 SM) udah ngebicarain masalah perhitungan kalender, pengukuran astronomis, dan penetapan aturan-aturan dasar observasi benda langit. Kemudian angka yg kita pake sekarang nih (0-9) awalnya dikembangin oleh matematikawan India di jaman dinasti Maurya. 

Sementara itu, konsep angka 0 (nol) sendiri juga pertama kali dikembangin oleh Aryabhata (kira-kira 500 M). Kemudian dikembangkan lebih lanjut oleh Al Khwarizmi (780-850 M) dan Al Kindi (801-873 M). Jadi banyak yang sekarang salah sangka bahwa angka ini disebutnya “angka Arab”, harusnya yang bener itu “angka Hindu-Arab”.

Itulah sebagian dari pengaruh perkembangan ilmu pengetahuan dari Yunani, India, dan Persia. Juga memberikan kontribusi yang besar kepada perkembangan ilmu pengetahuan kekhalifahan zaman keemasan Islam.

Sekarang, kita langsung aja mulai tentang awal terbentuknya peradaban keren ini.

Apa yang menjadi pemicu lahirnya peradaban emas Islam ini?

Secara sederhana, era ini dipicu oleh banyak hal yang saling mendukung satu sama lain.

Ilustrasi: Zaman Keemasan Peradaban Islam (Islamic Golden Age)
Ilustrasi: Zaman Keemasan Peradaban Islam (Islamic Golden Age)
Pertama

Hal pertama adalah ketika khalifah pertama Dinasti Umayyah yaitu Mu’awiyah ibn Abu Sufyan melakukan invasi ke daerah Transjordania dan Syiria, sampai dia menemukan manuskrip-manuskrip kuno di Kota Damaskus yang diwariskan dari perkembangan ilmu pengetahuan Yunani dan Romawi. Berdasarkan penemuannya itu, Mu’awiyah terinspirasi buat bikin pondasi peradaban Islam yang berdasarkan ilmu pengetahuan.

Kedua

Pemicu yang kedua, adalah karena pada saat yang bersamaan kekhalifahan Ummayyah sedang mengadopsi teknologi penulisan naskah di atas kertas yang awalnya berkembang di Tiongkok. Dengan perkembangan teknologi penulisan itu, Mu’awiyah juga menyewa tenaga ilmuwan-ilmuwan dari Yunani dan Romawi untuk melakukan terjemahan terhadap naskah-naskah kuno tersebut ke dalam bahasa Arab.

Ketiga

Pemicu ketiga adalah ketika dinasti Ummayah beralih menjadi dinasti Abbasiyah yang ditandai perpindahan pusat pemerintahan dari Damaskus ke Baghdad di Mesopotamia. Dengan perpindahan pusat pemerintahan itu, yang dulunya (waktu di Damaskus) peradaban Islam dapet pengaruh kebudayaan dan ilmu pengetahuan dari Yunani dan Romawi, nah pas di Baghdad dapet tambahan pengaruh lagi dari kebudayaan Persia dan India. Komplitlah sudah! Seluruh sumber ilmu pengetahuan terlengkap yang dimiliki umat manusia pada saat itu akhirnya bisa ngumpul di satu titik lokasi.

Keempat

Pemicu yang keempat adalah pengaruh 2 orang khalifah besar, yaitu Harun Al Rasyid dan anaknya, Al Ma’mun. Mereka bercita-cita untuk membangun peradaban Islam yang menjunjung tinggi perkembangan sains, logika, rasionalitas, serta menjaga kemajuan ilmu pengetahuan. Juga meneruskan perkembangan ilmu yang telah diraih oleh Bangsa India, Persia, dan Byzantium. Tanpa adanya peran mereka berdua yang menjunjung tinggi ilmu pengetahuan, Zaman Keemasan Islam kemungkinan ngga bakal pernah muncul pada masa itu.

Oke, jadi siapa aja sih tokoh-tokoh dalam Islamic Golden Age? Terus ilmu pengetahuan dan budaya apa saja yang berkembang pesat di masa itu?

Kalo kalian mau tau kelanjutannya (part 2), baca lagi disini!

Sumber : Zenius

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.