Pertengkaran yang Kerap Dialami Pasangan Hubungan Langgeng, Kamu Gimana?

oleh -81 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Mungkin kamu pernah berpikir, hubungan yang sudah kamu jalani bertahun-tahun pasti nggak lagi dipenuhi dengan drama. Akan tetapi kenyataannya, lamanya sebuah hubungan asmara itu nggak selalu bisa kita jadikan patokan, lho. Meskipun kalian telah bersama selama lima tahun lebih, tetap saja akan ada pertengkaran sekali dua kali. (cva)

Itu wajar terjadi, kok. Hanya saja biasanya, masalah yang kamu hadapi nggak lagi seputar hal yang remeh-temeh seperti lupa tanggal jadian, telat jemput, lama balas pesan, dan sebagainya. Lalu, perselisihan seperti apa yang umum pasangan yang telah lama jadian hadapi? Berikut lima di antaranya.

1. Waktu kencan yang semakin jarang

Di awal jadian dulu, kalian masih sama-sama duduk di bangku SMA. Belum punya kesibukan yang terlalu padat seperti sekarang. Sedangkan saat ini, baik kamu ataupun dia sudah sama-sama bekerja. Jadi wajar, sih bila waktu kalian banyak tersita untuk urusan pribadi. Alhasil, kamu jadi jarang kencan dengannya. 

Lama-lama timbul perasaan terabaikan oleh pacar sendiri. Ditambah lagi ketika kamu mengingat momen, saat kalian masih sering keluar kencan di malam minggu. Makin sedih, deh hatimu memikirkannya. Dari sini, muncul masalah baru. Kamu jadi menuduhnya nggak sayang lagi atau parahnya sampai mengira pacarmu punya wanita lain. Duh!

2. Sikap dia yang nggak se-romantis saat awal jadian

Tidak hanya perihal jarang kencan saja yang sukses bikin kamu uring-uringan. Sikapnya yang menurutmu sudah nggak seromantis dulu juga bisa bikin insecure, lho. Lagi-lagi muncul dugaan negatif yang membuatmu sakit hati sendiri. Jangan-jangan si dia main serong lagi. Padahal dulunya pacarmu sering memberikan hadiah dan bunga. Meskipun tidak ada perayaan khusus sama sekali.

Sementara sekarang, boro-boro kasih hadiah, bilang ‘aku cinta kamu’ saja sudah jarang banget. Mungkin bukan karena pacarmu sudah nggak romantis lagi, deh. Tapi cara dia mengungkapkan cinta yang nggak lagi sama. Dengan menunjukkan kerja keras dan melibatkanmu dalam rencana masa depannya, sudah cukup jadi bukti kalau cintanya padamu nggak pernah luntur, lho.

3. Tidak ada rasa cemburu yang menggebu-gebu

Awal jadian dulu pacarmu memang gampang cemburu. Melihatmu dekat dengan lelaki lain langsung bikin hatinya panas. Tetapi sekarang, kok si dia santai-santai saja, ya mengetahui kamu ada perjalanan bisnis ke luar kota dengan teman lelaki? Rasa-rasanya seperti nggak ada lagi perasaan takut kehilanganmu seperti dulu lagi.

Gini, bisa saja ini terjadi karena pacarmu sudah percaya betul sama kamu. Baginya, kamu bukan tipe kekasih yang patut dicurigai, kok. Hubungan kalian yang awet hingga tahun ketujuh ini adalah buktinya. Kalau memang kamu gampang pindah ke lain hati, pasti sudah dari dulu ketahuan selingkuh. Benar apa tidak?

4. Sikap buruk pacar yang nggak berubah dari dulu sampai sekarang

Memang benar sebagai sepasang kekasih kalian harus bisa menerima kekurangan satu sama lain. Dengan catatan kekurangan tersebut masih dapat ditoleransi, ya. Misalnya, nih pacarmu tidak bisa berenang, sementara kamu sendiri mantan atlet renang. Bukan jadi masalah besar, dong kalau si dia tidak memiliki kemampuan yang sama denganmu?

Lain cerita ketika sikap buruk pacar tidak pernah berubah dari dulu hingga sekarang. Padahal itu bisa dia perbaiki, lho. Sebagai contoh, dia punya tabiat buruk yaitu temperamental. Tiap kali kalian ribut, selalu saja kalian selesaikan dengan emosi yang meledak-ledak. Sementara sebenarnya, bisa dia hadapi dengan kepala dingin, kok. Ini, nih yang biasanya bikin kamu kesal. Bukannya cari solusi, eh dia malah marah-marah nggak jelas gitu. Capek juga lama-lama menghadapinya.

5. Kelanjutan hubungan yang nggak kunjung ada kepastian

Masalah yang satu ini bisa jadi sangat sensitif dan berkepanjangan, kalau nggak buru-buru kalian obrolkan, lho. Telah bersama sebagai sepasang kekasih selama hampir satu dekade, wajar saja bila kamu mulai bertanya ke mana arah hubungan ini. Masa iya, sampai sekarang pacarmu belum memberikan kepastian? Sama saja kamu digantungkan bertahun-tahun, dong.

Sementara waktu terus berjalan. Cepat atau lambat kalian juga harus menentukan. Mau lanjut ke pernikahan atau putus saja di tengah jalan. Harus kamu pepet terus, nih sampai si dia mampu kasih jawaban yang jelas.

Mau berapa lama pun hubungan kalian terjalin, tetap akan ada masalah yang datang sebagai ujian. Bahkan ketika nantinya kamu membangun keluarga bersamanya, mungkin masalah yang mampir akan lebih berat lagi. Tinggal bagaimana kalian kompak menghadapinya. Selama persoalan itu bisa kalian selesaikan secara baik-baik, ya nggak perlu dibesar-besarkan. Toh, bila sanggup menghadapinya, hubungan kalian akan jadi lebih erat lagi, kok.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *