Terjebak Cinta di Waktu yang Salah

oleh -132 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Kalo denger kata “Cinta di Waktu yang Salah”, kedengerannya sedih banget, ya. Bayangin aja, kamu udah sayang sepenuhnya sama seseorang, tapi orang itu nyatanya masih nggak bisa move on sama masa lalunya. (cva)

Mau putus? Ah, tapi masih sayang. Mau lanjut? Tapi rasanya nggak enak aja hidup dipenuhi rasa ragu. Ujung-ujungnya, kalian malah saling nyakitin hati satu sama lain. Terus, harus gimana dong, ya?

Tenang, artikel ini hadir buat ngebahas nih hal-hal yang bisa kamu lakuin kalo kamu terjebak dalam cinta di waktu yang salah. Penasaran? Yuk, simak!

Sebenernya, kapan sih cinta di waktu yang salah terjadi?

Kalau kata lagunya Fiersa Besari, cinta di waktu yang salah terjadi kalo salah satu pihak masih nggak bisa move on dari hubungan masa lalunya. Karena dia belum benar-benar berdamai dengan hubungan di masa lalu, dia belum ada di waktu yang tepat buat menjalin hubungan baru.  

Sebagai tanda lepas dari bayangan mantan, ternyata ada banyak hal yang jadi “syarat” buat kamu sebelum mulai hubungan baru. Kalau kamu belum melengkapi syarat-syaratnya, jangan-jangan kamu masih ada di waktu yang salah buat memulai.

Apa aja sih syarat-syarat memulai hubungan baru? Dikutip dari Kelas Cinta, ada beberapa hal nih yang harus kamu penuhi:

  1. Sudah berhenti menangis, kamu udah nggak lagi sedih karena kepergian mantan, mulai mencoba move on dan belajar memperbaiki keadaan.
  2. Merasa lebih bahagia dengan keadaan sekarang, setelah melewati badai putus cinta yang menyakitkan, kamu mulai bisa menerima dan nyaman dengan kesendirian kamu.
  3. Bisa tenang ketika bertemu mantan kekasih, kamu udah nggak lagi canggung bertemu mantan dan bisa bersikap baik-baik saja. Ini tanda kamu udah siap mulai hubungan baru.
  4. Nggak marah atau dendam dengan mantan, kamu udah bisa ikhlas dengan kegagalan sebelumnya dan mau belajar menjalin hubungan yang lebih baik ke depan. Kamu ngeliat hubunganmu di masa depan secara positif.

Lantas, sebenarnya apa sih tanda-tanda kamu lagi terjebak dalam cinta di waktu yang salah? Semoga tanda-tanda ini bisa jadi bahan kamu liat lagi kondisi  hubunganmu dan si dia.

1. Cinta di waktu yang salah ngebuat kamu nggak bahagia atau ngerasa lelah

Saat kamu dan pasangan nyatanya nggak siap untuk berada dalam hubungan, kalian jadi mudah banget terpancing untuk ngelakuin tindakan-tindakan yang bikin nggak nyaman satu sama lain.

Misalnya, pacar kamu belum bisa move on dari mantan. Kamu jadi selalu ngerasa terancam kalo dia nggak ada di dekatmu. Kamu jadi bertindak posesif dan selalu mau ada di deket dia. Sebaliknya, pacar kamu justru malah ngerasa terkekang dalam hubungan. Situasi ini nyakitin kedua belah pihak bukan?

Nggak heran, kalian berdua jadi ngerasa capek, nggak bahagia, bahkan ngerasa lebih bahagia kalo berada jauh dari pasangan kalian. Kalo kamu ngalamin ini, jangan-jangan kamu dan dia lagi nggak siap mencintai dan akhirnya jadi cinta di waktu yang salah deh.

2. Cinta di waktu yang salah diisi dengan banyak pertengkaran

Untuk menjaga kualitas hubungan tetap baik, tentu komunikasi memegang peran yang penting. Kalian harus bisa saling mendengarkan dan mengerti satu sama lain supaya bisa nemuin solusi dari tiap masalah.

Kalo setiap obrolan kalian selalu diakhiri pertengkaran atau kamu ngerasa nggak pernah dikasih kesempatan untuk bicara hal yang mengganggu kamu, jangan-jangan pasanganmu belum siap untuk mengerti kamu.

3. Cinta di waktu yang salah nggak lagi ngerti dirimu, teman dekatmu, dan keluargamu

Untuk memulai cinta di waktu yang tepat, kamu harus mencintai diri sendiri terlebih dahulu. Salah satu tandanya adalah dengan mengerti prioritas dirimu, yaitu kebahagiaan dirimu sendiri, keluarga, dan orang-orang terdekat.

Kalo cintamu buat pasanganmu justru ngebuat kamu kehilangan arah dan nggak punya waktu untuk dihabisin bareng orang-orang yang penting dalam hidupmu, jangan-jangan kamu nggak siap buat menjalin hubungan.

4. Cinta di waktu yang salah mungkin penuh perselingkuhan, ancaman, dan kekerasan dari pasanganmu

Dalam kondisi kayak gini, kamu harusnya prioritasin diri kamu terlebih dahulu dan ngejaga jarak dari pasanganmu. Caramu mencintai diri sendiri adalah dengan nggak ngebiarin kamu terluka oleh pasanganmu. Mungkin, pasanganmu belum siap mencintai.

Saat ngalamin hal di atas, ada kalanya orang-orang justru nyalahin diri mereka sendiri. Biar nggak berantem dalam hubungan, banyak orang yang justru memaklumi bahkan meminta maaf atas kesalahan yang nggak mereka lakukan.

Kalo kamu ngelakuin hal itu, tandanya kamu juga belum siap mencintai dia. Kamu belum bisa mencintai orang lain karena kamu belum sepenuhnya mencintai diri sendiri.

Terus, kalau ternyata aku terjebak cinta di waktu yang salah, apa yang harus aku lakuin?

Lepas dari jebakan cinta yang salah emang butuh proses yang nggak mudah. Soalnya, cinta itu ngebuat diri kamu jadi nggak rasional. Akibatnya, kamu jadi susah buat ngambil keputusan logis.

1. Lepas dari cinta di waktu yang salah butuh kepercayaan diri

Saat kamu udah berkali-kali ngerasa nggak nyaman, nggak bahagia, bahkan dituduh jadi penyebab dari persoalan dalam hubungan, butuh kepercayaan diri yang besar buat sadar kalau hal ini bukan salahmu. Jangan pernah nyalahin diri sendiri.

Kalau kamu nyalahin dirimu, kamu jadi semakin sulit buat keluar dari cinta yang nggak tepat ini dan selalu ngerasa perlu ngalah demi dia. Padahal, yang paling penting dalam hubungan adalah kebahagiaanmu sendiri.  Kalo bukan kamu yang ngusahain yang terbaik untuk kebahagiaanmu, siapa lagi?

“Ah, tapi nanti lagi deh, tunggu aku siap buat ngelepas dia”

Percaya atau nggak, kalo kamu beralasan kayak gitu, kamu justru malah menunda-nunda waktu dan bikin diri kamu makin tersakiti. Nyatanya, kamu nggak akan pernah bener-bener siap. Jadi, kamu harus berani ambil langkah.

2. Lepas dari cinta di waktu yang salah butuh kesadaran soal prioritas pribadi

Setelah kamu kembali percaya diri, sekarang waktunya kamu pikirin ulang prioritas utama kamu. Apakah itu kebahagiaan kamu pribadi? Apakah itu kesehatan kamu? Atau hubungan dengan orang tuamu?

Kamu juga bisa pikirin hal-hal yang ngebuat kamu bisa mencapainya. Apa sih yang ngebuat kamu bahagia? Apakah itu ngelakuin hobimu? Apakah itu ngabisin waktu untuk me time? Kamu bisa coba buat jawab semua pertanyaan itu.

3. Lepas dari cinta di waktu yang salah butuh kesadaran soal hal yang menghambat prioritas pribadi

Nah, setelah kamu tahu prioritas pribadi kamu, kamu harus bisa nih buat ngebedain tindakan atau hal yang membawa kamu lebih dekat atau bahkan lebih jauh dari prioritasmu itu.

Apa aja hal-hal yang ngehambat kamu? Apakah itu asalnya dari dalam diri kamu atau dari luar? Apakah kamu bisa mengontrol hal itu biar nggak mengganggu usaha kamu buat mencapai tujuan?

Lalu, kamu bisa tanya ke diri kamu, apakah hubungan yang kamu punya sekarang ngedukung atau ngehambat kamu mencapai tujuan? Apakah hubungan yang ngebuat kamu cemas akan ngebawa kamu kepada kebahagiaan? Atau, kamu ngerasa ada aspek dalam hubunganmu yang masih sesuai dengan tujuanmu?

4. Lepas dari cinta di waktu yang salah berarti berani membuat alternatif baru dan menentukan pilihan

Setelah kamu tahu nih hal-hal yang ngedukung dan menghambat kamu, kamu harus berani buat ngeliat ulang keputusan-keputusan kamu dan liat apakah kalo kamu ambil keputusan yang beda, hasilnya akan jauh lebih baik?

Apakah kalo kamu nggak ngejalin hubungan dengan dia, kamu akan ngerasa lebih bahagia? Apakah kalo kamu jadiin orang tua atau orang terdekat lain sebagai priortasmu, kamu akan semakin dekat dengan tujuanmu?

Dari sini, kamu jadi bisa tahu apa yang perlu kamu lakuin selanjutnya, entah itu berusaha pertahanin hubungan yang udah ada dengan berusaha perbaiki hal-hal yang kurang atau putus sama dia.

Eits, putus itu bukan hal yang buruk, lho. Hal yang buruk itu justru ngorbanin tujuan diri sendiri untuk hal yang bahkan nggak termasuk prioritas kamu. Berani ambil keputusan untuk kebaikan diri sendiri adalah hal yang benar buat dilakuin, apapun keputusan itu.

Akhir kata, semoga artikel ini dapat membantu kamu jadi lebih baik. Semangat, ya! See you!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.