Alur Cerita Itaewon Class Episode 2

oleh -200 views
itaewon class

Alur Cerita Itaewon Class Episode 2

Alur Cerita Itaewon Class Episode 2 – Pada Episode 2 Itaewon Class ini di awali dengan Sae-ro-yi yang dalam kemarahan dan bersiap untuk membunuh Geun-won. Namun Detektif Byung-heon dan Soo-ah tiba tepat waktu untuk menghentikan dirinya. Ketika dia mengingat kembali kenangan mengenai ayahnya, Sae-ro-yi menjatuhkan batu tersebut kemudian polisi membawanya ke kantor. Adegan beralih saat Geun-won terlihat benar-benar hancur dan terpukul sebab telah menabrak ayah Sae-ro-yi. Mungkin hal ini memang tidak di sengaja. (Dheva)

Di pusat remaja, Ketua atau ayah Geum-won datang berbicara dengan Sae-ro-yi melalui kaca. Berjuang menahan amarahnya, Sae-ro-yi memberi tahu bahwa Geun-won harus berlutut namun justru dia tertawa, yang memberi tahu Sae-ro-yi bahwa dia tidak mempunyai ambisi dan juga dia akan membiarkan dia merenung dalam penjara. Soo-ah di undang melihat Ketua dan di tanya mengenai sifat hubungannya terhadap putranya dan Sae-ro-yi.

Dia menawarkan bantuannya namun Soo-ah segera merasakan sesuatu tidak beres dan bertanya apa ketentuannya. Dia tertawa menjelaskan kepada Soo-ah bahwa tidak ada string tersembunyi namun saat Soo-ah pergi, dia bertanya apa yang akan Soo-ah lakukan jika ada persyaratan.

Itu merupakan pertanyaan yang tidak menyenangkan dan dia segera membujuk Soo-ah bahwa dia bercanda. Geun-won datang dan memohon pada ayahnya membebaskan Sae-ro-yi dari penjara mengingat semua kesalahan dirinya telah terjadi.

Ayahnya menatap Geun-won dan mengatakan kepadanya dia merupakan penerus perusahaan dan oleh karenanya, tidak akan mengizinkannya. Untuk memberinya pelajaran, dia membawa Geun-won keluar dan memaksanya membunuh seekor ayam hidup saat ayahnya tertawa kegilaan. Sae-ro-yi berdiri diam-diam di hadapan pengadilan saat mereka memaki-maki dia dan juga memberikan hukuman 2 tahun penjara.

Saat dia tiba di sel, para tahanan di dalam menyurunya berlutut memperkenalkan diri. Salah satu dari mereka menendannya hingga di tulang keringnya, mendorong Sae-ro-yi tertawa getir terhadap prospek berlutut.

Alih-alih berdiri tegak, ucapan ayahnya bergema di kepalanya, saat trio tahanan memukulnya tanpa alasan sementara itu pemimpin mengawasi. Soo-ah datang mengunjungi dan meminta maaf, menjelaskan kepadanya bahwa dirinya tidak sekuat dia.

Namun Sae-ro-yi tersenyum, berterima kasih padanya sebab telah menghubungi polisi dan melihat sisi positifnya. Saat waktunya tiba, Soo-ah menanyakan mengapa dia menginginkan nomor teleponnya, mendorong Sae-ro-yi tersenyum dan mengakui masih memiliki perasaan terhadapnya. 2 tahun berikutnya, Sae-ro-yi menawarkan tumpangan dari bos, orang yang dulunya memukulinya bertahun-tahun lalu.

Usai mendapati rasa hormat mereka, Sae-ro-yi pergi ke bar sendirian dan juga minum alkohol, gelas kedua di tinggalkan di atas meja sebagai tanda penghormatan untuk ayahnya. Mabuk, dia meninggalkan otobiografi Ketua. Dalam berita, Geun-won di penjara sebab menyerang pekerja, membuat hidupnya kacau. Sae-ro-yi mencibir berita lalu naik bus, di mana dia membaca catatan dari Soo-ah yang menanyakan bagaimana dia dan juga bagaimana dia merindukannya.

Di sinilah dia menyebutkan dia tinggal di likungan di sebut Itaewon. Sae-ro-yi tiba di Itaewon menikmati pemandangan dan suara ketika Soo-ah mengisahkan mengenai Hallowen, orang-orang festival Amerika di jalan ini kebetulan merayakan. Ketika dia berjalan, dia menabrak Soo-ah yang memeluknya menunjukkan kepadanya tempat nongkrong setempat.

Di sana, dia berbicara mengenai memulai memancing di laut dalam dan mengumpulkan uang untuk membuka bisnisnya sendiri yang dia rencanakan di Itaewon setelah 7 tahun. Soo-ah langsung tertawa mendengarnya seakan tidak percaya Sae-ro-yi akan melakukan itu. Namun, Sae-ro-yi nampak terlihat serius.

Memutuskan pergi dengan bus rumah pertama di pagi hari, Sae-ro-yi dan Soo-ah pergi malam penuh aksi. Mereka mempunyai waktu menyenangkan juga, dengan minum dan melukis wajah, yang semuanya memungkinkan Sae-ro-yi sejenak melupakan usahanya membalas dendam. Ketika dia mwmbawa Soo-ah kembali ke rumah, Soo-ah langsung bertanya apakah dia ingin menginap malam ini namun Sae-ro-yi menolak, menjelaskan kepadanya bahwa ia belum kaya.

Pagi hari dia memulai pencariannya menyelam di laut dalam, melihat ke belakang terakhir kalinya sedikit penyesalan. Selanjutnya 7 tahun berikutnya, Soo-ah bekerja di perusahaan Chairman dan juga memberikan ide new “evil”bar. Geung-won angkat bicara hingga ayahnya setuju memberinya kesempatan.

Ketika Soo-ah pulang, dia melihat pembukaan toko dan terkejut bahwa setelah benar benar 7 tahun Sae-ro-yi berhasil mewujudkan rencananya membuka bisnisnya di Itaewon.

Lihat juga : Alur Cerita Itaewon Class Episode 1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.