Apakah Kepribadian Manusia Bisa Berubah-Ubah?

oleh -58 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Setiap hari kita semua sedang “bermain peran”dalam keseharian. Tuntunan dari lingkungan pekerjaan, sekolah, maupun keluarga yang membuat kita seperti menggunakan ”Topeng sosial “ Untuk bisa di terima oleh orang lain. (herdi)

Jadi jika pertanyaannya apakah kepribadian kita dapat berurbah-ubah? Maka jawabannya adalah iya! Yang perlu kita pahami bukan berarti kita memiliki gangguan psikologis.

Secara umum manusia berperilaku sangat berdasarkan kondisi mereka saat itu (mood) dan sangat terkait dengan konteks kejadian yang di temuinya, seperti dengan siapa saja ia berbicara, sebagai siapa ia berbicara, dalam kondisi seperti apa juga ia berbicara.

Untuk lebih menjelaskan, kita akan berkenalan denga Pemodelan Virgian Satir, yang membagi pola perilaku menjadi Personality, karakter, dan temperamen.

Personality

personalitu atau kepribadian adalah bagian paling atas yang tampil, ini adalah perilaku yang mudah untuk dilihat, kepribadian ibarat sebuah topeng (persona) yang kita tampilkan sesuai dengan tuntutan lingkungan yang ada.

Ini adalah cara kita menampilkan diri dan cara kita ingin di lihat oleh orang lain. Perilaku ini biasa muncul di pertemuan awal di mana kita ingin menampilkan diri sebagai orang yang terbaik saat itu atau biasa di sebut Fisrt Impression.

First Impression atau kesan pertama  adalah peristiwa ketika satu orang pertama kali bertemu orang lain dan membentuk citra mental orang tersebut. Akurasi tayangan bervariasi tergantung pada pengamat dan target yang di amati.

Temperamen

Berikutnya, Temperamen adalah bagian tengah, perilaku ini tidak muncul begitu saja, temperamen adalah perilaku ketika sedang ada di bawah tekanan. Biasanya muncul ketika ada tantangan, masalah serta stress dalam kehidupan.

Temperamen seringkali berbeda dengan kepribadian dan karakter, ini berkaitan dengan respon otak primitive manusia untuk “Fight or Flight” karena temperamen sering muncul dalam kondisi yang tidak terduga. Penuh tantangan dan tanggung jawab.

Karakter

yang terakhir adalah karakter atau perilaku kita yang sebenarnya. Perilaku kita dalam kondisi nyaman dan mereka “menjadi diri sendiri” karakter merupakan gabungan dari topeng yang di kenakan dan kondisi di bawah tekanan.

Karakter biasanya merupakan bentuk Penyesuaian jangka panjang yang sudah kita lakukan, biasanya paling sering muncul ketika kamu sedang seorang diri. Tanpa ada orang lain yang memperhatikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *