Kepribadian Kita Berbeda! Kenapa Seperti Itu?

oleh -336 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Di akui atau tidak, kite berbeda dari orang lain, bahkan orang terdekat kita sekalipun. Coba deh cek saudara kandung yang bahkan di asuh dengan gaya yang sama kepribadian dan cara mereka memandang segala sesuatunya pun bisa berbeda. (herdi)

Hal ini di karenakan memang setiap individu unik dan berbeda, banyak hal yang menjadikan perbedaan itu ada, tapi hal yang umum dan paling di kenal dalam dunia psikologi adalah adanya tiga faktor utama yang membuat setiap pribadi menjadi unik berbeda.

1. KARENA FAKTOR GENETIK

Kita berbeda karena memang lahir dari garis keturunan yang berbeda, darimana kita berasal juga memegang peranan seperti apa kita nantinya. Hal ini juga mencakup sifat alami yang kita miliki, warisan sifat orang tua, pola asuh pertama, respon instingsif, jenis kelamin, perbedaan secara hormonal, dan juga kebangsaan dan suku di mana kita di lahirkan.

2. ADANYA FAKTOR ROLE MODEL ATAU LINGKUNGAN

Siapakah orang yang terdekar kita ? mereka yang tanpa sadar merupakan pemberi pengaruh bagi perkembangan perilaku yang kita miliki saat ini.

 Hal ini menyangkut norma dan budaya yang melekat dalam diri kita, seperti kita di didik dengan cara macam apa, siapa guru kita, pendidikan dan siapa teman serta sahabat kita.

Jika ada  yang berkata “Jangan pilih-pilih teman” namun nyatanya banyak juga yang tidak setuju dengan kata-kata tersebut. Untuk hanya sekedar kenalan, bolehlah kita tidak usah pilih-pilih, tapi untuk di jadikan teman ya memang harus di pilih.

Karena pergaulan yang buruk dapat merusak kebiasaan baik dan orang yang paling sering berhubungan dengan kita, kebiasaanya tanpa sadar juga akan kit pelajari dan jadi bagian dari diri kita.

3. PERSONAL EXPERIENCE

Di dalam personal experience terdapat pengalaman sepanjang hidup, keputusan, serta pilihan-pilihan kita juga menentukan seperti apa kita nantinya.

Pengalaman yang membekas, kejadian traumatik, kurang menyenangkan, ataupun kejadian menantang dan membahagiakan juga dalah bagian dari hal tersebut. Pengalaman yang di maksudkan di mulai ketika kita berusia delapan tahun, dan cukup berdampak besar ketika kita berada di masa remaja dan awal kedewasaan.

Namun, satu hal yang perlu di ingat adalah setiap kejadian yang terjadi di hidup kita pada dasarnya bersifat netral, baik atau buruknya sesuatu sangat bergantung pada perepsi dan juga respon yang kita miliki.

Mungkin kita pernah mengalami suatu kejadian yang dulunya menurut kita buruk dan sebuah pengalaman kelam, namun ketika dewasa menjadi sebuah pkejadian yang baik untuk dikisahkan, sama seperti dalam prinsip drama, bahwa sebuah komedi bisa jadi adalah tragedy dalam kurun waktu yang berbeda. Oleh karena itulah kita bisa menertawakan betapa “sialnya” kita di masa lalu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.