Lucid Dream, Berbahaya Atau Tidak?

oleh -169 views
Lucid dream berbahaya atau tidak?

ZETIZEN RADAR CIREBON – Ada yang pernah mendengar istilah lucid dream? Kalau kalian penggemar fantasi sejati pasti tahu, dong! Lucid dream adalah kondisi dimana kamu sadar bahwa kamu sedang bermimpi, kamu juga bisa mengendalikan imajinasi di dalam mimpimu. (rsn)

Berbeda dengan mimpi biasa, lucid dream nggak datang dengan sendirinya. Kamu perlu melatih otakmu agar bisa memunculkan mimpi yang kamu ingin jelajahi. Nah, sebenarnya lucid dream berbahaya nggak, sih?

Apakah Lucid Dream Berbahaya?

Menurut para peneliti, lucid dream sebenarnya tidak berbahaya, tetapi jika seseorang memiliki gangguan mental, sangat tidak disarankan untuk mempraktikkan hal ini.

Baca juga : Fakta Menarik Tentang Lucid Dream

Pada dasarnya, saat kita tertidur. Tubuh akan mengalami lumpuh sementara. Hal ini terjadi di siklus rapid eye movement (REM) yang menjagamu dari gerak yang ditimbulkan dalam mimpi.

Di siklus REM ini, tubuh mengalami peningkatan detak jantung, tekanan darah tanpa ada gerakan dari otot yang mendorong otak untuk mulai bekerja dengan keras.

Beberapa orang yang berusaha mengontrol mimpi tersebut justru terjebak dalam kondisi setengah sadar. Jika kamu berada diantara mimpi dan sadar, kamu akan mengalami halusinasi hebat disaat tubuh tidak bergerak

Dampak Negatif Lucid Dream

Selain terjadi halusinasi luar biasa, berikut ulasan singkat mengenai beberapa dampak buruk lucid dream atau fenomena mimpi sadar yang harus kamu ketahui.

1. Sulit terbangun dari mimpi

Orang yang mempraktikkan hal ini, akan sulit bangun dari mimpi jika tidak dapat mengendalikannya. Walaupun alarm jam berbunyi sangat lantang, tetap saja sulit terbangun dari kondisi ini. Hal ini disebabkan oleh ketidakpuasan tidur, atau bisa disebut dengan kelelahan.

2. Sulit membedakan mimpi dan kenyataan

Kondisi ini disebut derealization, merupakan suatu perasaan hidup di kenyataan namun tampak seperti tidak nyata. Dan begitu pun sebaliknya, dalam mimpi tampak seperti nyata padahal tidak demikian. Ini juga disebabkan oleh faktor kelelahan terlalu mendalam.

3. Kelelahan mendalam

Seseorang yang mengendalikan mimpi akan berdampak kelelahan mendalam setelah ia terbangun dari mimpi tersebut. Sebab pada saat tidur, yang diistirahatkan hanyalah tubuhnya saja, namun dalam pikiran, otak masih dipaksa selalu bekerja dan fokus berkonsentrasi.

4. Membuat ketagihan

Salah satu dampak negatif menjelajah mimpi terlalu jauh adalah yakni dapat menyebabkan ketagihan. Ketika sudah kecanduan berada di dunia lucid dream, kamu akan sering ingin tidur dan juga menjahui aktivitas pada dunia nyata.

Baca juga : Cara Mengatasi Sifat Impulsif Saat Belanja

Proses disosiasi atau terputusnya hubungan lingkungan luar bisa diakibatkan oleh terlalu sering melakukan metode ini. Hal ini tentu dapat menganggu fisik dan mental pada diri sendiri.

5. Menurunkan daya ingat otak

Selain itu, hal ini juga dapat menurunkan kemampuan daya ingat otak mu. Penyebab daya ingat otak menurun yaitu dikarenakan terlalu seringnya sel saraf otak dalam merangsang khayalan, termasuk saat menjelajahi mimpi.

6. Kematian dalam tidur

Resiko sudden arrhythmic death syndrome (kematian dalam tidur) bisa saja terjadi, meskipun kematian dapat dipicu dari gangguan internal lainnya, seperti sesak nafas, keram perut hingga serangan jantung. Namun, sampai saat ini belum ditemukan kasus seseorang yang meninggal karena terlalu jauh menjelajahi mimpi saat tidur.

Baca juga : Ternyata Ini, Penyebab Orang Takut Jarum Suntik!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.