Apa yang Terjadi Jika Astronot Meninggal di Luar Angkasa?

oleh -107 views
Apa yang Terjadi Jika Astronot Meninggal di Luar Angkasa

ZETIZEN RADAR CIREBON- Seperti yang kita ketahui, menjadi seorang astronot adalah sebuah pekerjaan yang tidak mudah. Hal tersebut dikarenakan kita harus memiliki banyak sekali pengetahuan dan keahlian. Selain itu, menjadi seorang astronot juga memiliki peran dan tanggung jawab yang besar. Namun pernah nggak sih sob terlintas di dalam benakmu mengenai apa yang terjadi jika astronot meninggal di luar angkasa?

Mungkin beberapa orang akan mengatakan bahwa seorang astronot yang meninggal di luar angkasa akan di buang langsung ke luar angkasa. Ternyata hal tersebut tidaklah benar dan hanya terjadi di film-film. Pasalnya, PBB membuat undang-undang yang melarang pembuangan jenazah di luar angkasa.

Tidak sedikit orang juga pastinya akan bekata bahwa jenazah tersebut akan di bawa oleh para awak yang masih hidup kembali ke bumi dalam keadaan utuh. Ternyata hal tersebut juga tidak benar sob.

Tubuh astronot yang wafat di luar angkasa tidak akan di bawa ke bumi dalam kondisi utuh karena tidak memungkinkan. Jenazan juga tidak akan dikremasi di luar angkasa karena akan berpotensi menimbulkan bahaya.

Lantas apa yang terjadi jika astronot meninggal di luar angkasa?

Akhirnya NASA pun menciptakan sekelompok peneliti untuk memikirkan cara terbaik untuk menangani jenazah astronot yang meninggal di luar angkasa. Akhirnya NASA pun mendapatkan ide untuk mengubur jenazah astronot tersebut dengan cara ekologis.

Pertama, tubuh dari astronot tersebut akan di masukan kedalam Gore-Tex atau kantong jenazan luar angkasa yang kemudian di segel agar tidak mencemari seisi ruangan pesawat.

Setelah itu, jenazah pun akan di bekukan dan kemudian akan di getarkan menggunakan lengan robot hingga menjadi seperti debu ataupun bubuk halus. Setelah selesai, bubuk dari jenazah terserbut akan di simpan hingga para kru yang lain pulang ke bumi dan membawa bubuk tersebut untuk diberikan kepada keluarga.

Ide ini ditemukan oleh pendiri Promessa, Susanne Wiigh-Mäsak, dan ditawarkan oleh Promessa hingga 2015, ketika perusahaan itu dilikuidasi. Ide tersebut mendapat kritik keras dari para kritikus.

Baca artikel lainnya mengenai 5 Hal yang Membuat Para Fotografer Kesal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *