Cuplikan Sinopsis My Heroic Husband Episode 2 (1)

oleh -59 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Hai guys, pada kesempatan ini kami akan menyajikan potongan sinopsis drama Cina, drama ini berjudul My Heroic Husband. Berikut part 1 dari episode 2. Jika kamu belum membaca sinopsis episode pertama kamu dapat klik di sini(IND)

Cuplikan Sinopsis My Heroic Husband Episode 2 (1)

Pada akhirnya, Ning Yi menaiki juga pelangkin pernikahannya. Dia tidur di dalamnya sambil dia merasa puas, lalu dia mengintip keluar. Dan ketika orang- orang di luar melihatnya, mereka menertawainya. Dengan kesal, Ning Yi mengumpat di dalam kereta. Kemudian seorang anak tiba- tiba melemparkan batu ke dalam pelangkin pernikahannya, dan Ning Yi pun membalasnya. Tapi anak itu tidak mau berhenti juga sampai Ibunya yang menghentikannya.

“Jangan melempar lagi,” kata si Ibu, menghentikan anaknya. “Jika masih melempar, ketika dewasa nanti akan menjadi menantu yang dinikahi,” katanya, menakuti. Dan si anak pun langsung berhenti melemparkan batu.

Mendengar itu, Ning Yi sama sekali tidak peduli dan kembali duduk dengan nyaman di dalam pelangkin pernikahannya.

Tidak lama kemudian, pelangkin pernikahan sampai di depan kediaman Su Tan’er dan Penjaga Geng memanggil Ning Yi untuk keluar.

“Sudah bekerja keras ya,” kata Ning Yi dengan ramah kepada dua orang pengangkat pelangkin. “Tidak mudah ya,” katanya sambil tersenyum. Lalu dia menyapa orang- orang yang berkumpul di ekitar juga.

Melihat itu, Su Wenxing dan Su Zhongkan tersenyum menertawai sikapnya.

“Api yang membara merayakan kebahagiaan baru. Melewati rintangan untuk mendapatkan istri yang baik,” kata host pernikahan dengan keras.

Melihat ember api didepannya yang harus dilangkahi, Ning Yi merasa agak ragu. “Tidak melangkahi ember api juga sama saja,” jelasnya sambil berjalan melewati ember api didepannya.

Kemudian beberapa anak maju untuk menghalangi Ning Yi memasuki gerbang dengan mudah. “Tuan Menantu, tebarkan bintang,” kata mereka sambil tersenyum dan mengulurkan tangannya.

“Untuk apa ini?” tanya Ning Yi dengan bingung.

“Ini harus berikan uang,” jawab Penjaga Geng, berbisik.

“Berikan uang? Kamu begitu sungkan terhadap Tuan Menantu baru…” gumam Ning Yi dengan senang dan tangannya bersiap untuk menerima, salah paham.

“Kamu yang memberikan uang kepada mereka,” jelas Penjaga Geng, menghentikan aksi Ning Yi. Lalu dia memberikannya beberapa ampao untuk dibagikan, karena dia tahu kalau Ning Yi tidak punya uang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.