Cuplikan Sinopsis My Heroic Husband Episode 5 (1)

oleh -29 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Hai guys, pada kesempatan ini kami akan menyajikan potongan sinopsis drama Cina, drama ini berjudul My Heroic Husband. Berikut part 1 dari episode 5. Jika kamu belum membaca sinopsis episode pertama kamu dapat klik di sini(IND)

Cuplikan Sinopsis My Heroic Husband Episode 5 (1)

Si Wanita yang Ning Yi selamatkan barusan bernama Nie Yunzhu. Dia menghampiri Ning Yi yang sedang mengeringkan pakaian dan menghangatkan diri di halaman belakang. Mereka mengobrol selama sesaat dan saling mengenalkan diri masing- masing.

“Tuan Ning, biarkan aku yang mengeringkan pakaianmu. Kamu istirahat dulu di kamar. Jangan sampai masuk angin,” kata Nie Yunzhu, perhatian.

“Tapi, aku masuk ke kamar tidur Nona juga tidak terlalu pantas,” tolak Ning Yi dengan malu- malu. “Kamu tenang saja. Tubuhku ini sangat baik. Hanya saja beberapa waktu ini, aku kurang berolahraga. Jika di bandingkan dulu, dengan lebar sungai Qinhuai ini dari tepian sini ke sana, bolak-balik sepuluh kali tidak menjadi masalah,” katanya dengan bersemangat. Lalu dia melihat ke sekeliling kediaman Nie Yunzhu. “Hanya saja Nona, kamu tahu bagaimana cara untuk hidup. Dengan melihat saja, jagung ini terasa sangat harum dan manis. Biasa memakannya sangat baik untuk tubuh. Juga, menggiling jagung ini menjadi tepung jagung, dimasak menjadi bubur juga sangat lezat,” ocehnya.

Mendengar itu, Nie Yunzhu tertawa geli.

Penjaga Geng sedang sibuk membaca novel tulisan Ning Yi. Kemudian Su Tan’er tiba- tiba datang menemuinya dan menanyai, dimana Ning Yi. Dan Penjaga Geng berpura- pura tidak tahu.

“Apakah itu yang ada di tanganmu? Berikan padaku,” kata Su Tan’er, memperhatikan novel yang Penjaga Geng sembunyikan dibelakang punggung. Dan dengan terpaksa, Penjaga Geng memberikan novelnya. “Tuan Menantu Arogan Jatuh Cinta Padaku. Jilid dua?” baca Su Tan’er. “Di mana yang pertama?” tanyanya, ingin tahu.

“Setelah habis membacanya…” jawab Penjaga Geng dengan gugup. “Kukembalikan pada Tuan Menantu,” katanya, jujur.

“Tampaknya hubungan kalian sebagai tuan dan pelayan tidaklah buruk. Pergi ke Teater Xinmen bersama. Sekarang sampai berani melindunginya di depanku,” sindir Su Tan’er.

“Itu… Aku, Geng, jujur dan setia pada Nona,” kata Penjaga Geng, membela dirinya.

“Jujur dan setia padaku? Tunjukkan. Bakarlah buku ini,” tantang Su Tan’er.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.