Cuplikan Sinopsis My Heroic Husband Episode 5 (4)

oleh -49 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Hai guys, pada kesempatan ini kami akan menyajikan potongan sinopsis drama Cina, drama ini berjudul My Heroic Husband. Berikut part 4 dari episode 5. Jika kamu belum membaca sinopsis episode pertama kamu dapat klik di sini(IND)

Cuplikan Sinopsis My Heroic Husband Episode 5 (4)

Tidak. Tidak bisa menyalahkanku untuk masalah ini… Tan’er,” keluh Ning Yi, memohon. “Itu… Begitu yang ditulis penulis skenario. Kuberi tahu kamu… Sutradara mengaturnya seperti itu. Sekarang Tan Mu (komentar penonton) akan menertawakan kita berdua,” jelasnya dengan panik.

“Tan Mu nona dari keluarga mana? Nanti kamu jelaskan dengan baik padanya,” kata Su Tan’er bertambah marah, salah paham.

“Tan Mu bukanlah seorang gadis. Aku…” kata Ning Yi, mulai stress harus menjelaskan bagaimana.

Ning Yi dikunci di dapur belakang dan dihukum untuk melakukan intropeksi diri dengan baik. Dengan kesal, Ning Yi menyalahkan si Telur bebek yang ia bawa.

Menantu Yao merasa sangat khawatir kepada Su Tan’er, karena dia mendengar Ning Yi membuat masalah lagi di uar. Dan Su Tan’er menenangkan Menantu Yao untuk jangan khawatir serta menjelaskan bahwa dia sudah menghukum Ning Yi untuk merenungkannya.

“Apa yang bisa dilakukan telur bebek ini?” gumam Ning Yi, berpikir. Lalu di saat itu, tampak bayangan seseorang datang.

Awalnya Ning Yi berpikir itu adalah Su Tan’er, tapi ternyata setelah pintu terbuka, yang datang adalah Bawahan Su, Da, lalu mengikutinya adalah Su Boyong di belakangnya. Melihat itu, Ning Yi langsung duduk kembali di tempatnya dengan sikap patuh dan rasa takut.

“Aku… Aku sedang intropeksi diri di sini,” kata Ning Yi dengan suara gemetaran.

“Da, bantu aku memukulnya,” panggil Su Boyong, memerintah Da.

Dengan patuh, Da maju dan mengeluarkan tongkat rotan yang ia bawa. “Tuan Menantu, tahanlah sedikit. Hari ini kamu pergi ke rumah bordil, Tuan akan mewakili Nona memberimu pelajaran,” jelasnya.

“Beri aku kesempatan,” pinta Ning Yi, memohon, sambil bersembunyi di sudut ruangan dan dengan tubuh gemetaran.

Pakk!!! *Suara Pukulan*. Lalu *Layar menggelap*.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.