Cuplikan Sinopsis My Heroic Husband Episode 6 (4)

oleh -73 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Hai guys, pada kesempatan ini kami akan menyajikan potongan sinopsis drama Cina, drama ini berjudul My Heroic Husband. Berikut part 4 dari episode 6. Jika kamu belum membaca sinopsis episode pertama kamu dapat klik di sini(IND)

Cuplikan Sinopsis My Heroic Husband Episode 6 (4)

Setelah agak lama, Su Tan’er dan Ning Yi tidur di tempat tidur mereka masing- masing. Namun ntah kenapa, Su Tan’er agak kesulitan untuk tidur, dan melihat Ning Yi juga masih belum tidur, ia mengajaknya mengobrol.

“Kamu… Sekarang masih mabuk?” tanya Su Tan’er, pelan.

“Lumayan. Setelah berkeringat sudah tidak apa-apa,” jawab Ning Yi, berhenti mengipas- ngipas dirinya.

Dengan tulus, Su Tan’er mengucapkan terima kasih kepada Ning Yi, karena Ning Yi telah banyak membantunya. Lalu dia mengakui bahwa awalnya, dia berpikir kalau Ning Yi adalah cendekiawan bodoh. Dan sekarang dia bertanya- tanya, mengapa Ning Yi yang berkemampuan hebat begini, malah berada di kota miskin dan terpencil, bukannya berbisnis ataupun mengikuti ujian masuk pejabat saja.

“Bagaimana kujelaskan padamu?” gumam Ning Yi, agak bingung harus menjelaskan bagaimana. “Lihatlah lubang ini,” jelasnya. “Sebenarnya, aku datang dari sebuah lubang misterius di sebelah. Aku melewati lubang misterius. Secara tak sengaja jadilah Ning Yi yang sekarang ini,” katanya, bercerita dengan jujur. “Kamu bisa mengerti perkataanku ini?”

“Tidak bisa,” jawab Su Tan’er, jujur. “Walau tidak terlalu mengerti, tapi aku merasa, kamu jauh lebih baik dari yang dulu,” pujinya.

“Itu pasti,” balas Ning Yi dengan bangga.

Su Tan’er kemudian menceritakan tentang alasannya menginginkan stempel pemimpin keluarga Su. Karena Watak paman dan kakak nya, tidak terlalu baik, jadi jika stempel pemimpin sampai jatuh ke tangan mereka, maka masa depan toko kain akan buruk. Oleh karena itu, dari kecil dia bertekad untuk mendapatkan stempel pemimpin. Namun sayangnya, …

“Apa yang disayangkan?” tanya Ning Yi, penasaran.

Flash back

Su Boyong memarahi Su Tan’er dan menyuruhnya untuk mengakui kesalahan. Sebab Su Tan’er tidak belajar dengan serius di akademi, dan malah diam- diam pergi ke toko kain. Namun Su Tan’er sama sekali tidak mau mengakui kalau dirinya bersalah, karena dia berhasil menjual kain yang tidak mampu dijual oleh Su Wenxing.

“Kamu masih berani menjawab balik?” bentak Su Boyong, marah.

Flash back end

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.