Fakta Unik Tapir yang Wajib Kamu Ketahui (Part 1)

oleh -92 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Tapir adalah mamalia yang terlihat seperti babi hutan yang memiliki belalai kecil. Karakter lain yang mencolok adalah warna tubuh mereka. Umumnya, mereka memiliki warna hitam di bagian kepala dan kaki belakang, sedangkan punggung dan perutnya berwarna putih. Namun sebagian lainnya hanya memiliki satu warna seperti hitam atau cokelat. (cva)

Kamu bisa menemukan hewan ini di hutan-hutan Amerika Selatan, Amerika Tengah, dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Di negara kita, tapir termasuk dalam fauna Asiatis, yang banyak ditemukan di bagian barat Indonesia, tepatnya di Sumatra.

Yuk kenali hewan unik ini lebih dekat. Berikut fakta-faktanya melansir dari berbagai sumber!

1. Belalai tapir sebenarnya adalah hidung dan bibir bagian atas hewan tersebut

Tapir menggunakan belalainya untuk mengambil daun dan buah dari pohon. Kemudian mereka bisa memasukkan makanan tersebut ke dalam mulutnya. Selain itu, menurut San Diego Zoo, belalai itu juga bermanfaat ketika mereka merasa terancam. Hewan tersebut akan menyelam ke dalam sungai dan menggunakan belalai untuk mengambil napas dari permukaan air.

2. Tapir bisa membantu menumbuhkan tanaman dengan kotorannya

Mamalia ini termasuk hewan herbivora, mereka makan tumbuh-tumbuhan, terutama buah. Biji-biji yang tertelan olehnya akan keluar bersama dengan kotorannya. Hampir sama seperti luwak, biji tersebut tidak tercerna dengan baik sehingga masih utuh dan bisa tumbuh lagi menjadi pohon baru. Karenanya, ia sering dijuluki sebagai “gardeners of the forest”.

3. Memiliki hubungan dengan kuda dan badak

Bukan babi ataupun gajah, tapir ternyata memiliki “saudara” yang mengejutkan, yaitu kuda dan badak. Melansir dari Mental Floss, hewan-hewan tersebut termasuk dalam “odd-toed” mammals, atau mamalia dengan kaki ganjil.

4. Bayi tapir memiliki corak tubuh yang unik

Bayi tapir bisa dibilang sangat menggemaskan! Tubuh bayi ini memiliki banyak bintik-bintik dan garis berwarna terang. Ini membuat mereka terlihat mirip seperti zebra.

Ternyata karakteristik tersebut berguna untuk membantu mereka bersembunyi di balik semak-semak dari para predatornya. Corak tersebut akan memudar dan hilang seiring pertumbuhan tubuh mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.