Intip Chapter 160 The Queen of Everything

oleh -49 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Halo sobat! Kali ini kami membawakan cuplikan dari novel Cina berjudul The Queen of Everything yuk simak. Kini kita akan intip chapter 160. Intip sekilas cuplikan dari bab pertamanya di sini(Nd) 

Intip Chapter 160 The Queen of Everything

Dia tidak pernah menunjukkan sikap tidak menyenangkan ini di depan Su Cha. Su Cha melirik Bo Muyi, dia jahat dan kejam. Bo Muyi mengulurkan tangan dan menarik Su Cha ke pelukannya, membiarkannya meletakkan kepalanya di dadanya.

Su Cha terus mengemil apel. Saat dia menggigit buahnya, beberapa jusnya menetes ke kerah piyama Bo Muyi.

Misalnya: “…”

Dia tidak mengatakan sepatah kata pun. Dia duduk diam ketika mendengarkan suara gelisah si penelepon, “Tuan muda, ini kecelakaan. Nyonya Tua tidak bisa menangani keadaan darurat ini sendirian. ”

Ketika Bo Muyi mendengar ini, matanya menjadi gelap.

Su Cha bisa mengatakan bahwa penelepon ini bukan orang yang sama yang berbicara dengan Bo Muyi di telepon sebelumnya.

Pria ini tampaknya meminta Bo Muyi untuk kembali ke Ibukota Kekaisaran sesegera mungkin.

Su Cha merasakan bahwa Bo Muyi hampir meledak karena marah. Dia seperti singa yang mengamuk menunggu untuk melakukan serangan mematikan pada mangsanya.

Dia mengulurkan tangan dan menepuk dada Bo Muyi untuk menenangkannya. Saat dia dengan lembut membelai dadanya, dia bergumam, “Jangan marah, bicaralah dengan baik. ”

Mendengar kata-kata Su Cha, Bo Muyi hanya bisa menekan amarahnya. Dia berkata dengan murung, “Aku akan kembali besok!”

Dia menutup telepon begitu dia selesai kalimatnya.

Penelepon itu sedikit terkejut. Apakah itu suara wanita?

Seorang wanita…

Ada seorang wanita di sekitar tuan muda ?!

Penelepon itu segera tahu bahwa sesuatu yang besar telah terjadi.

Setelah menutup telepon, Bo Muyi memeluk Su Cha dengan erat. Dia meletakkan dagunya di atas kepalanya dan bertanya, “Cha Cha, bisakah kamu ikut denganku?”

Su Cha mengerti bahwa Bo Muyi harus menyelesaikan beberapa hal yang mendesak, tetapi dia tidak bisa pergi, “Muyi, aku tidak bisa. Saya belum menyelesaikan kompetisi di sini. Anda dapat melanjutkan dulu, dan saya akan bergabung dengan Anda dalam beberapa hari. Baik?”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.